Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

tahun baru

Kajian Akhir Tahun AMM Lamongan Jadi Ajang Refleksi Diri

tahun baru MuhammadiyahLamongan.com – Ketika kamu diberikan kesempatan maka gunakanlah dengan sebaik-baiknya. Demikian disampaikan KH. Ahmad Kasuwi Thorif, MA. P.Br Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan saat Kajian Akhir  Tahun 2016 Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Lamongan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan, Jum’at (30/12) malam.

Menurut, Kasuwi “Allah bersumpah dengan waktu agar kita mengetahui nilainya dan agar kita memeliharanya, serta kita tidak mempergunakan waktu itu kecuali untuk kebaikan”.

Seorang ahli Sufi mempunyai dua kantong hitam dan putih. Kantong putih untuk perbuatan baik dan kantong hitam untuk  perbuatan dosa, ungkap pendekar Tapak Suci ini.

Lebih lanjut, kasuwi mengatakan setiap kali Sufi itu berbuat baik maka ditambahkan batu kecil kedalam katong putih. Sebaliknya apabila berbuat dosa maka ditambahkan batu kecil kedalam katong hitam.

Pada saat tengah malam telah tiba. Kemudian ahli sufi itu menghitung apabila banyak jumlah batu dikantong hitam. Maka ahli sufi itu bertobat dan beristighfar meminta ampunan kepada Allah, jelasnya.

Sementara itu, Sonhaji Zainudin Wakil Ketua DPRD Lamongan salah satu pembanding dalam kajian tersebut mengatakan, “optimalkan masa mudamu sebelum masa tuamu. Agar hari esok harus lebih baik sehingga kamu menjadi golongan orang-orang yang tidak merugi dikemudian hari”.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang refleksi akhir tahun AMM. diikuti sekitar 70 perserta meliputi Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Cegah Ozon Rusak, PCPM Sugio Hijaukan “Bumi Bandeng Lele”

Next Post

Akhir Tahun Jadikan Sebagai Otokritik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share