Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Dalam Rangka Mewujudkan Asrama Tahfidz Putri Al Mizan

MuhammadiyahLamongan.comIbu Adalah Madrasah Pertama Bagi Para Anaknya, Wanita Adalah Tiang Negara, Bila Baik Wanitanya Maka Akan Baik Pula Sebuah Negara, Bila Rusak Wanitanya Maka Akan Rusak Pula Sebuah Negara” ungkap Anggun Imanto Kepala Kepondokan.

Dari dua maqolah tersebut, Pengurus Panti Asuhan dan Pondok Al Mizan Muhammadiyah Cabang Lamongan sangat sadar bahwa wanita memiliki peran yang penting sebagai salah satu tonggak penentu masa yang akan datang.

Maka dalam rangka mewujudkan hal tersebut, di atas tanah kurang lebih 3 hektar (wakaf dari Bapak H. Darsono) bertepat di Desa Jatirejo Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Akan di bangun Asrama Tahfidz Putri seluas kurang lebih 1218 m² yang diperuntukkan sebagai asrama santriwati sebagai tempat istirahat dan bersosialisasi sesama santriwati, ruang belajar sebagai sarana tafaqquh fied dien, masjid sebagai sarana ibadah dan menghafal Al Qur’an , serta rumah pengasuh sebagai tempat tinggal para pengasuh yang mendampingi kegiatan santriwati selama 24 jam.

Dari rencana itu membutuhkan biaya Kurang lebih Rp. 6.092.498.000 (Enam Milyar Sembilan Puluh Dua Empat Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Rupiah).

Mengingat besarnya biaya tersebut maka kami mengajak Bapak, Ibu, Saudara, Saudari Muhsinin atau Muhsinat bersama-sama mengabadikan harta kita dengan wakaf untuk pembangunan AL MIZAN 3 tersebut dengan sistem : Pertama, Wakaf Permeter yaitu Rp. 5.000.000/m², dan Kedua Wakaf Suka Rela.

Wakaf bisa disalurkan secara langsung ke Al Mizan, Atau via transfer ke No rekening 7720009360 Bank Muamalat atas nama Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Lamongan, atau melalui jemput wakaf dengan menghubungi :

1.085655193414 (Ust. Anton)

2.085704514777 (Ust. Zukhal)

3.085648078935 (Ust. Burhanul)

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan wakafnya kami haturkan Jazaakumullahu khoiron.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Isi Liburan Akhir Tahun, Ponpes Tahfiz Al Hidayah Hadirkan Keseruan

Next Post

Resiliensi Akademisi dan Politik Pendidikan

Read next
0
Share