MuhammadiyahLamongan.com – Musyawarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-11 di Paciran diadakan di Perguruan Muhammadiyah Warulor pada hari Ahad (9/7/2023). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta dihadiri oleh anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Prof Zainudin Maliki, M.Si.
Prof Zainudin Maliki, dalam sambutannya pada acara pembukaan Musycab, menyampaikan salam penghormatan kepada para tokoh yang hadir dan semua undangan. Dia kemudian memaparkan tentang gerakan Jihad Politik Muhammadiyah (JipolMu) di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, yang melibatkannya sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI pada tahun 2019.
Setelah terpilih menjadi anggota DPR RI, Prof Zainudin Maliki mengetahui bahwa jumlah kader Muhammadiyah di Senayan sangat minim, sehingga ia merasa prihatin. Dari keprihatinan ini, ia mengajak semua kader Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam perjuangan politik dengan menjadi Calon Legislatif (Caleg) pada tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat. Kehadiran para kader Muhammadiyah di DPR diharapkan dapat mengawal perundang-undangan yang berpihak pada rakyat, umat, dan Muhammadiyah.
Prof Zainudin Maliki menjelaskan bahwa dakwah Muhammadiyah dalam politik praktis sangat penting untuk meneruskan misi-misi Muhammadiyah. Hal ini akan memastikan kelangsungan gerakan dakwah Muhammadiyah dan semua Amal Usahanya sesuai dengan harapan.
Selain itu, Prof Zainudin Maliki juga mengungkapkan beberapa fakta tentang kinerjanya sebagai anggota DPR RI di Jakarta, terutama dalam hal yang berkaitan dengan Misi Muhammadiyah, seperti Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). (*)
Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.