Muhammadiyah Lamongan.com- Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Leren menyelenggarakan Pengajian Muhammadiyah, bertempat di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Durikulon, pada Ahad (3/8/2025).
Aisna Voice Durikulon tampil mempesona dan mampu menghadirkan suara emas mereka untuk menggugah jiwa nasionalisme melalui lagu Indonesia Raya dan loyalitas berorganisasi lewat Mars Muhammadiyah. Ratusan jamaah pengajian Muhammadiyah merasa haru dan bangga atas penampilan Aisna Voice PRNA Durikulon.
Ketua PRNA Durikulon, Indah Dwi Sulistiono menyampaikan bahwa sebanyak 23 personil dari pengurus dan anggota Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah (PRNA) Durikulon. Ia merasa senang dan mengapresiasi penampilan Aisna Voice.
Selanjutnya, ada beberapa lagu yang dilagukan oleh Aisna Voice yakni Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, Ranting Penting, Subhanallah, Senandung Perjuangan, Mars Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, Lirwo Lemo, dan Ghiroh Nasyiah.
Beberapa lagu diatas diharapkan memberikan semangat kepada warga persyarikatan Muhammadiyah se-Kecamatan Laren untuk terus termotivasi terus menebarkan syiar organisasi Muhammadiyah yang menggembirakan dan memajukan.
“Kami berharap dengan beberapa lagu yang dibawakan oleh Aisna Voice PRNA Durikulon, mampu meningkatkan semangat warga persyarikatan Muhammadiyah dalam syiar organisasi yang menggembirakan dan memajukan”, Ujarnya.
Paduan suara Aisna Voice oleh PRNA Durikulon pada pangajian Muhammadiyah PCM Laren di Durikulon ini dipandu oleh Bapak Ahmad Ikhwan selaku pemain keyboard.
Ahmad Ikhwan yang juga mengabdi sebagai guru di SMP Muhammadiyah 17 Keduyung Kecamatan Laren ini, merasa senang dan bangga dapat membersamai tim paduan suara Aisna Voice. Ada dua lagu yang dibawakan Aisna Voice yakni Lirwo Lemo dan Ghiroh Nasyiah hasil karya cipta oleh Bapak Ahmad Ikhwan.
Semoga dengan penampilan Aisna Voice ini mampu memberikan spirit untuk kader-kader persyarikatan Muhammadiyah dan khususnya Nasyiatul ‘Aisyiyah untuk terus meningkatkan kualitas mereka dalam seni tarik suara yang lebih baik lagi di masa mendatang.
Penulis: Wasis Budiono, Editor: Ma’in
