Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Asah Kepekaan Sosial, DAD VI IMM Al-Iskandariyah UMLA Bekali Kader Analisis Sosial Kritis

MuhammadiyahLamongan.com – Rangkaian kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) VI yang diselenggarakan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) berlanjut pada materi kelima bertajuk Analisis Sosial, Sabtu (18/4/2026) pukul 10.40 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Budi Utomo lantai 3 UMLA.

Materi disampaikan oleh Immawan Fahrul Wiwis Syarifuddin, S.H.I., yang merupakan Instruktur Nasional DPP IMM. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kemampuan analisis sosial bagi kader IMM sebagai bekal memahami berbagai realitas yang terjadi di masyarakat, organisasi, maupun lingkungan kampus.

Ia menjelaskan, analisis sosial tidak sekadar melihat fenomena di permukaan, melainkan mengkaji akar persoalan secara mendalam. Kader IMM dituntut mampu membaca kondisi sosial secara kritis, sistematis, dan objektif agar dapat mengambil peran strategis dalam menghadirkan solusi.

Selain itu, pemateri menguraikan prinsip-prinsip dasar dalam analisis sosial yang harus dipahami oleh kader. Prinsip tersebut menjadi landasan dalam menilai suatu persoalan agar tidak terjebak pada asumsi atau penilaian subjektif. Dengan pendekatan yang tepat, analisis sosial dapat menjadi instrumen penting untuk memahami dinamika masyarakat secara komprehensif.

Materi ini juga dikaitkan dengan peran IMM sebagai organisasi kader yang memiliki tanggung jawab dalam menjawab persoalan umat dan bangsa. Oleh karena itu, kemampuan analisis sosial menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki setiap kader agar mampu berkontribusi secara nyata, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Suasana kegiatan berlangsung kondusif dengan partisipasi aktif peserta. Mereka tampak antusias mengikuti jalannya materi melalui sesi tanya jawab dan penyampaian pendapat. Interaksi tersebut menunjukkan mulai tumbuhnya semangat kritis di kalangan kader IMM.

Dalam konteks kaderisasi, materi analisis sosial memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir kader yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Kader IMM diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, melainkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang solutif dan berdaya guna.

Melalui materi ini, peserta DAD VI memperoleh bekal awal untuk menganalisis persoalan secara lebih mendalam dan terarah. Dengan kemampuan tersebut, kader diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemasyarakatan dalam setiap langkah geraknya.

Kegiatan materi kelima ini semakin memperkuat tujuan DAD VI dalam mencetak kader IMM yang unggul secara intelektual, ideologis, dan sosial. Dengan bekal analisis sosial yang baik, kader IMM diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan di era yang terus berkembang. (*)

Penulis Nova Aquila Salsabila Cahyono. Editor Fathan Faris Saputro.

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Bangun Kesadaran Berorganisasi, Materi Ke-IMMan DAD VI IMM Al-Iskandariyah UMLA Libatkan Peserta Secara Aktif

Next Post

KBIHU Labbaik RSML Gelar Manasik Terakhir, 353 Jamaah Kloter 35 Matangkan Persiapan Haji 1447 H

Read next
0
Share