MuhammadiyahLamongan.com– Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan penuh semangat positif, MI Muhammadiyah 14 Pambon menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang edukatif dan bermakna. Kali ini, pihak sekolah berkolaborasi dengan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) PCPM Brondong untuk memberikan pembekalan karakter, khususnya mengenai edukasi Anti-Bullying (anti-perundungan), bertempat di Aula Madrasah, Rabu (15/7/2026).
Dua personel KOKAM PCPM Brondong, Beny dan Selamet hadir langsung di tengah-tengah para siswa yang tampak rapi mengenakan seragam KOKAM. Kehadiran para personel berseragam loreng khas ini langsung memantik perhatian penuh dan antusiasme dari anak-anak yang berkumpul di aula sekolah.
Menanamkan Nilai Kasih Sayang Sejak Dini
Dalam pemaparan materinya, Beny yang mendapatkan bagian pemateri menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan kebersamaan dengan pendekatan yang santai serta mudah dipahami oleh anak-anak usia sekolah dasar. Beny menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar serta bertumbuh.
Beberapa poin penting yang disosialisasikan dalam materi tersebut antara lain:
Pertama: Mengenal Bentuk Bullying: Menjelaskan secara sederhana apa saja tindakan yang termasuk perundungan, mulai dari ejekan verbal (panggilan nama yang buruk) hingga tindakan fisik yang bisa menyakiti teman.
Kedua: Dampak Buruk Perundungan: Mengajarkan bahwa tindakan bullying dapat membuat teman merasa sedih, takut, kehilangan rasa percaya diri, hingga enggan untuk pergi ke sekolah.
Ketiga: Menjadi Sahabat yang Baik: Mengajak para siswa untuk saling menolong, menghargai perbedaan, dan selalu berani melapor kepada bapak/ibu guru jika melihat atau mengalami tindakan tidak menyenangkan di sekolah.
Pendekatan Interaktif dan Menyenangkan
”Kami ingin anak-anak memahami sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah bahwa setiap dari mereka adalah istimewa. Tidak boleh ada ruang untuk saling mengejek. Kita semua di sini adalah keluarga,” ujar Beny selaku personel KOKAM di sela-sela pemaparan materi.
Untuk mencairkan suasana dan menjaga fokus anak-anak, penyampaian materi dikemas secara interaktif. Selamet yang mendapatkan bagian ice breaking mengajak para siswa melakukan permainan, bernyanyi bersama, serta mengadakan sesi tanya jawab seru yang membuat suasana aula sekolah menjadi sangat hidup dan ceria.
Pihak sekolah MI Muhammadiyah 14 Pambon menyambut hangat dan mengapresiasi kontribusi nyata serta kepedulian dari KOKAM PCPM Brondong. Kolaborasi ini diharapkan mampu meletakkan pondasi karakter yang kuat bagi para siswa agar menjadi generasi yang berakhlak mulia, toleran, dan siap saling mendukung tanpa adanya bayang-bayang perundungan di lingkungan sekolah.
Penulis: Beny Suprapto, Editor: Ma’in