Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Fun Camp PK IMM STITM Paciran Perkuat Solidaritas dan Pengaderan di Pantai Panduri

MuhammadiyahLamongan.com – Sebanyak 50 kader Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Paciran mengikuti kegiatan Fun Camp di kawasan wisata Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin–Selasa (26–27 Oktober 2026). Mengusung tema “Satu Malam Membangun Cerita Berkesan”, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat solidaritas sekaligus membangun kedekatan kultural antarkader.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana penyegaran sekaligus penguatan ikatan kekeluargaan di luar lingkungan akademik. Suasana Pantai Panduri yang rindang dengan deretan pohon cemara menjadi ruang bagi para kader untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan memperkuat kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Sang Surya, dan Mars IMM. Setelah sesi sambutan, kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua STITM Paciran, Idzi’ Layyinnati.

Ketua Panitia Achmad Sulthon Ramadhani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Harapan saya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan rekreasi semata, tetapi juga sarana untuk saling mengenal, belajar, dan menanamkan Trikoda IMM sebagai landasan dalam napas perjuangan di setiap langkah,” ujar Ramadhani.

Ketua Umum PK IMM STITM Paciran, Farhat Romadhon, menjelaskan bahwa Fun Camp tidak hanya berorientasi pada kegiatan rekreatif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antarkader melalui pendekatan kultural.

“Fun Camp ini diupayakan bukan sekadar refreshing atau perkemahan biasa. Kami ingin ada secercah kenangan perkaderan dan pendekatan secara kultural antarsesama kader IMM. Itulah sebabnya kami mengusung tema ‘Satu Malam Membangun Cerita Berkesan’,” ungkap Farhat.

Sementara itu, Vokal IMM, Miftahul Fikri, menekankan pentingnya memperkuat pengaderan yang dimulai dari tingkat komisariat. Menurut dia, komisariat merupakan salah satu basis penting dalam membangun gerakan internal IMM dan menyiapkan kader yang mampu berkontribusi bagi Persyarikatan Muhammadiyah serta bangsa.

“Kita harus memperkuat kaderisasi untuk membangun gerakan internal dari tingkat komisariat. Dengan begitu, proses perkaderan yang matang akan melahirkan kader-kader pilihan bagi Persyarikatan dan bangsa setelah purna nanti,” tegas Miftahul.

Ketua STITM Paciran, Idzi’ Layyinnati, dalam sambutannya saat membuka kegiatan, turut memberikan dukungan terhadap agenda tersebut. Ia mengingatkan para kader agar memanfaatkan waktu kegiatan untuk membangun pengalaman yang bermakna sekaligus mengembangkan kapasitas diri.

“Jadikan waktu dua hari satu malam ini berkesan melalui tiga poin utama: almamater STITM Paciran, PK IMM STITM Paciran, dan pengembangan diri. Jangan habiskan waktu 24 jam hanya untuk mengobrol tanpa tujuan. Konsepsikan setiap momen menjadi sesuatu yang bermakna, sehingga terlihat jelas adanya perubahan dan peningkatan diri antara hari ini dan besok,” pesan Idzi’ Layyinnati.

Melalui Fun Camp ini, PK IMM STITM Paciran berharap kebersamaan yang terbangun tidak berhenti sebagai kenangan selama kegiatan berlangsung. Lebih dari itu, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk memperkuat solidaritas, mematangkan proses pengaderan, dan menumbuhkan komitmen kader dalam menjalankan gerakan IMM di lingkungan kampus maupun masyarakat. (*)

Penulis : Achmad Sulthon Ramadhani | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Disiplin Menjaga Kebersihan, SD Muhammadiyah 2 Babat Raih Penghargaan di CPA 2026

Read next

Kader HW Itu Telah Pergi

MuhammadiyahLamongan.com – Keluarga besar Hizbul Wathan Lamongan berduka. Salah satu kadernya Nurrima Dini…
0
Share