MuhammadiyahLamongan.com – PAUD ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Palirangan, Solokuro, Lamongan, menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh semangat. Acara ini dilangsungkan di gedung TPQ Al Ithhar Palirangan, diikuti oleh seluruh peserta didik beserta wali murid PAUD ‘Aisyiyah Palirangan. Kegiatan dimulai pada hari Selasa (17/9/2024) pukul 08.30 WIB di halaman gedung PAUD.
Sambil menunggu peserta yang belum hadir, suasana hening diisi dengan lantunan musik religi “Muhammad Nabiku.” Musik ini menambah suasana aman, nyaman, dan tentram bagi para peserta yang hadir. Setelah seluruh peserta dan wali murid memenuhi halaman, acara dimulai dengan lantunan lagu “Maulid Nabi Muhammad SAW,” dipandu oleh Ibu Ni’matus Sholihah, S.Pd, salah satu guru PAUD ‘Aisyiyah. Acara pembukaan tersebut diakhiri dengan pengenalan nama-nama keluarga Nabi Muhammad SAW kepada para peserta didik.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan gebyar kreasi seni berupa mewarnai dan kolase kaligrafi di gedung TPQ Al Ithhar. Dengan semangat dan antusias, para peserta didik beserta wali murid menuju gedung TPQ yang berada tak jauh dari gedung PAUD. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan penuh keceriaan, seiring dengan kerjasama antara guru, wali murid, dan anak-anak.
Miftahul Khoiro, S.Pd, Kepala TK ‘Aisyiyah Palirangan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen penting yang menjadi tradisi bagi umat Islam. “Kegiatan kali ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini, dengan memperkenalkan perjalanan hidup beliau dan keluarganya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa gebyar kreasi seni ini dirancang untuk menggali kreativitas anak, melatih motorik halus, mengenalkan huruf hijaiyyah, serta menanamkan nilai-nilai kesabaran dan ketelatenan. “Kami berharap kegiatan ini juga dapat meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam,” imbuhnya.
Acara berlangsung dengan lancar dan menyenangkan, berkat dukungan penuh dari para guru, wali murid, serta peserta didik. “Semoga dengan kegiatan ini, kita semua dapat meningkatkan keimanan dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, serta mampu menjadikan beliau sebagai teladan terbaik dalam kehidupan,” tutupnya. (*)
Reporter Nudrotul Aini. Editor Fathan Faris Saputro.