
Lebih lanjut bila dihitung kebutuhan pelatih HW di Lamongan sebanyak 1.250 orang. Padahal selama kurun waktu 15 tahun jumlah pelatih yang lulusan Jaya Melati Satu belum mencapai seribu orang.
Melihat kenyataan seperti ini maka perlu ada percepatan perkaderan untuk mencetak pelatih HW. Untuk menanggulangi kekurangan pelatih tersebut perlu melibatkan Pandu Penghela yang sudah lulus Taruna Melati atau para Dewan Sughli. Jelas Fathurrahim
Fenomena kekurangan Pelatih atau Pembina HW ini hampir merata terjadi di Jawa Timur. Demikian disampaikan oleh Yusman ketua Kwartir HW Jawa Timur pada saat mengisi Jaya Melati Satu di Paciran.