Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Inilah Surah yang Rutin Dibaca Para Santri pada Hari Jumat

MuhammadiyahLamongan,Com- Kegiatan rutin pada hari Jumat oleh ratusan santri dari Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran yakni membaca surah Al-Kahfi secara bersama-sama bertempat di Masjid Al-Manar sehabis salat subuh dan salat asar, seperti hari Jumat kali ini (6/9/2024)

Sofwan Zakwan santri putra kelas 12 Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 1 Karangasem menyampaikan bahwa para santri membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat dua kali yakni sehabis salat subuh dan sehabis salat asar. Kegiatan membaca surah Al-Kahfi ini dipimpin oleh santri putra kelas 12.

“Setiap hari Jumat para santri membaca surah Al-Kahfi sehabis salat subuh dan sehabis salat asar”, Ujarnya.

Sofwan Zakwan yang juga pengurus Organisasi Pondok Putra Karangasem (OPPK) bagian Jamaah ini menyatakan bahwa selain membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, para santri juga melakukan berbagai kegiatan rutin diantaranya yakni olahraga, bersih-bersih pakaian dan lingkungan sekitar dan menerima kunjungan dari orang tua mereka masing-masing. Momen yang ditunggu oleh para santri setiap minggunya.

“Momen yang ditunggu para santri pada hari Jumat yakni mendapat kunjungan dari orang tua mereka masing-masing”, Katanya.

Surah Al-Kahfi adalah urutan surah yang ke 18 dalam Alquran. Surah Ini terdiri dari 110 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah, yakni surah yang diturunkan di kota Mekah. Al-Kahfi artinya penghuni gua.

Surah Al-Kahfi adalah satu-satunya surah yang dihubungkan dengan kata Dajjal dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Dari Abu Darda bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Siapa yang menghafal 10 ayat dari awal surah Al-Kahfi, maka ia akan terpelihara dari kejahatan Dajjal. Syub’ah berkata: “Dari akhir surah Al-Kahfi.” Hammam berkata: “Dari awal surat Al Kahfi.”” (HR Muslim)

Merujuk hadits diatas, kegiatan rutin yang dilakukan oleh para Santri Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran setiap hari Jumat membaca surah Al-Kahfi sehabis salat subuh dan salat asar berharap mereka terbebas dari fitnah Dajjal.

Semoga dengan kegiatan pembiasaan selama para santri di Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran mampu membentuk karakter santri yang Islami, berakhlak mulia, dan memiliki ilmu yang bermanfaat bagi umat dan kemanusiaan secara global di masa mendatang.

Penulis: Ni’ayah, Editor: Ma’in

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Ratusan Orang Tua Melepas Rindu pada Kunjungan Santriwati Pondok Pesantren Karangasem

Next Post

Juara 1 Lomba Memasak pada Festival Ikan Kerapu

Read next
0
Share