MuhammadiyahLamongan.com – Ratusan masyarakat Muhammadiyah antusias berkumpul di Masjid Baiturrahman sejak pagi untuk melaksanakan salat Idul Adha. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, KH. Mustain Taqrib dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi imam dan khatib di Masjid Baiturrahman Betiring, Brondong, Lamongan, pada Senin (17/6/2024).
Dalam khutbah tersebut, KH. Mustain Taqrib menyampaikan bahwa inti dari berkurban adalah sebagai bentuk pengorbanan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Bahwasanya ibadah kurban merupakan bentuk keikhlasan umat Muslim dalam menjalankan perintah Allah.
“Dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 37, bahwasanya dekat kepada Allah tidak diperoleh dari daging dan darah binatang yang disembelih, tetapi diperoleh ketika kita melakukannya dengan niat yang ikhlas dan sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan,” tuturnya dalam khutbah. Ia juga menegaskan bahwa tujuan berkurban adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sebagai wujud implementasi dalam meneladani kisah Nabi Ibrahim AS.
Dalam ibadah kurban ini diharapkan bisa menjadi momen bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat solidaritas sosial antarumat Islam, serta membantu saudara-saudara yang membutuhkan. (*)
Reporter Ridhotul Ummah. Editor Fathan Faris Saputro.