Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tokoh Muhammadiyah Raih Penghargaan Sebagai Petani Inspiratif Dari PWI Lamongan

1 min read

muhammadiyahlamongan-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 memberi penghargaan kepada sejumlah tokoh yang menginspirasi wasyarakat agar lebih maju.

 

Penghargaan tersebut diantaranya diberikan kepada tokoh Muhammadiyah, H.Mat Iskan yang berhasil mengembangkan pertanian buah Melon untuk meningkatkan perekonomian di desa. Dan kini mulai ditiru sejumlah petani di Lamongan.

 

“Pak Mat Iskan berhasil mengembangkan pertanian buah Melon, bahkan hasil panen jauh lebih banyak dibanding sebelumnya. Dan keahlianya tersebut ditularkan kepada petani lainya, sehingga perekonomian petani meningkat.. Ini sangat inspiratif” kata Ketua PWI Lamongan, Bachtiar Febriyanto, Kamis (12/3) siang.

 

Kini, ;anjut Febry, panggilan Bachtiar Febriyanto, Mat Iskan juga mulai mengembangkan pertanian ;pohon pisang. “Semoga apa yang dilakukan Pak Mat Iskan menjadi percontohan bagi petani yang lain untuk terus mengembangkan atau memanfaat lahan pertanian secara maksimal” ungkapnya.

 

Selain memberikan penghargaan pada Mat Iskan sebagai petani inspiratif, PWI Lamongan juga meberikan penghargaan guru inspiratif kepada Hibatun Wafiroh guru SMPN 2 Kedungpring Lamongan.

 

“Kita juga  memberi penghargaan  pengusaha pada Ada Rahardian Delfani, pemilik Roti Lily Bakery ini mampu  membangkitkan UMKM di Lamongan dan sudah membuka cabang di beberapa Kecamatan dan luar daerah Lamongan” papar Febry.

 

 

Sementara penghargaan pemuda inspiratif diberikan pada Faid Muhammad Al Kafa siswa SMAN 1 Lamongan. Meski masih berstatus siswa ini sudah memberikan manfaat kepada masyarakat, dengan usahanya membuat sosis dari ikan lele.

 

“Penghargaan Kades Inspiratif kita berikan kepada Kades  Sidorejo Kecamatan Deket, Nugroho. Karena kegigihanya dalam memajukan desanya. Ia mampu membuat terobosan, dimana masyarakat nya mampu membayar BPJS dengan hasil penjualan sampah”  jelasnya.

 

Dan tokoh inspiratif lainnya adalah Supriyo (Yoks Kalachakra) yang  menerima penghargaan sebagai pengiat seni dan budaya di Lamongan, yang telah banyak ikut andil menemukan sejumlah situs bersejarah kerajaan.

Pemberian pengahrgaan PWI Award tersebut dihadiri Ketua DPRD H. Abd Ghofur, Kapolres AKBP Harun, Dandim 0812 Letkol Sidik Wiyono, ketua PN M. Sainal, Wakil Ketua Dewan Pers, Ahmad Jauhar dan  Ketua PWI Jawa Timur, AInur Rokhim.

Bupati Lamongan, Fadeli menegaskan PWI Lamongan ini sangat jelih dalam memandang potensi Sumber Daya Manusia yang ada di Lamongan. Buktinya mampu memberikan inspiratif bagi kita semua. (LIK)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *