Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Konsistensi dan Tekad Kuat: Owner Cak Ed Delivery Lamongan Sukses Bangun Bisnis, Mahasiswa UMLA Kulik Kisah Perjuangannya

MuhammadiyahLamongan.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Program Studi (Prodi) S1 Ekonomi Syariah (Eksyar) melakukan wawancara dengan Owner Cak Ed Delivery Lamongan pada Rabu (9/7/2025).

Wawancara yang dilaksanakan di kantor atau basecamp Cak Ed di Kota Lamongan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah, sekaligus mengulik sejarah di balik populernya bisnis Cak Ed Delivery. Ketua kelompok, Aditya Afizal, menjelaskan bahwa Cak Ed Delivery memiliki perjalanan perjuangan yang patut diteladani anak muda. “Posisi Cak Ed sekarang tentunya melalui perjuangan yang tidak mudah. Oleh karena itu, kelompok kami memilih Cak Ed sebagai objek yang tepat dalam proyek tugas akhir mata kuliah kami,” ujarnya.

Pada sesi awal wawancara, Edy, sang owner, menceritakan bagaimana bisnis Cak Ed Delivery berdiri. Usaha ini tidak lahir dari konsep dan rencana matang, melainkan berawal ketika ia membantu mertuanya mengirimkan pesanan catering. Berbekal pengalaman kuliah di Malang, Edy mengadopsi konsep jasa kurir dari sana. “Awalnya saya tidak punya rencana bisnis ini. Saya sedang terpuruk karena tidak memiliki pekerjaan, lalu membantu mertua mengantar jajanan hari raya. Dari situ ide muncul, ditambah pengalaman saat kuliah di Malang. Akhirnya, saya berinisiatif membangun usaha Cak Ed,” tutur Edy.

Hingga kini, Cak Ed Delivery sudah eksis selama lebih dari delapan tahun berkat konsistensi sang owner. “Semua sistem dan hal-hal yang mendukung bisnis ini saya pelajari sendiri, learning by doing. Saya bukan mahasiswa jurusan komputer, tapi perikanan. Namun saya mau belajar secara mandiri lewat YouTube, AI, dan sumber lain agar bisnis terus berkembang,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa, Nicho Yoyok, tertarik mengulik lebih dalam perjuangan Edy hingga mampu membangun dan mempertahankan bisnisnya. Ia menanyakan rahasia kesuksesan yang dipegang Edy. Sang owner menjawab bahwa kunci utamanya adalah konsistensi dan tekad kuat. “Dulu waktu kuliah saya sudah banyak mencoba bisnis, mulai dari jualan pulsa, lampu tidur, konveksi, hingga susu jagung. Tidak selalu berhasil, bahkan pernah kehilangan sepeda dan uang pernah ditipu. Tapi intinya, kita harus punya tekad dan konsistensi yang kuat,” terang Edy.

Selain itu, Edy menekankan bahwa seorang pemimpin bukan hanya bisa memimpin, tetapi juga harus bisa dipimpin dan mengayomi. “Saya justru senang mendapat kritik dari tim, karena bisa jadi inovasi. Semua ide akan saya tampung lebih dulu. Para driver pun tidak saya wajibkan kumpul di basecamp, yang penting mereka tetap ingat tugas dan tanggung jawabnya, sementara saya tetap mengawasi,” ujarnya.

Menutup sesi wawancara, Edy berbagi motivasi yang selalu ia pegang sejak dulu. Ia pernah diremehkan karena dianggap hanya lulusan SMP swasta, Krian di Sidoarjo yang tidak akan berkembang. Namun hal itu justru menjadi pelecut semangat. “Saya lebih baik bisa menjadi besar di tempat kecil, daripada menjadi kecil di tempat besar,” pungkasnya.

Sebuah pesan inspiratif dari Edy Tri Junianto, sang pemilik Cak Ed Delivery Lamongan, yang membuktikan bahwa kesuksesan dapat diraih dengan konsistensi, ketekunan, dan keberanian untuk terus belajar. (*)

Penulis Alifatus Zahrah. Editor Fathan Faris Saputro.

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

UMLA Siapkan Pengukuhan Mahasiswa Baru Melalui MASTAMA 2025

Next Post

Tim Gerak Jalan MIMMO dengan Yel-Yel Dihina Tidak Tumbang Dipuji Makasih Bang

Read next
0
Share