muhammadiyahlamongan– Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Lamongan bersama perwakilan donatur dan ortom daerah kunjungi Lisda, bocah usia 8 tahun yang harus merawat ayahnya seorang diri di Komplek Perum Graha Lamongan, kemarin.
Selama ini Lisda harus merawat ayahnya, Tarmudji, seorang diri yang mengalami stroke dan tidak bisa beraktifitas secara normal.
Sayangnya, saat Lazismu Lamongan berkunjung tersebut, Lisda kebetulan tidak berada di rumah. Menurut sang ayah, Lisda sedang bersama salah satu saudaranya di Tanjung.
“Lisda hanya kesini Sabtu Minggu diantar saudara saya, jadi saya dirumah sendiri,” ungkap Tarmudji, ayah Lisda.
Ayah Lisda sendiri, Tarmuji (48 tahun) sudah sejak tujuh tahun lalu menderita penyakit stroke dan tidak bisa beraktivitas layaknya seorang ayah.
Tarmudji yang dulunya bekerja sebagai tukang servis dan tukang tambal ban, saat ini tinggal sendiri dirumah dan setiap hari mendapatkan kiriman makanan dari tetangga maupun dari lembaga sosial lain.
Sedangkan sang istri sudah setahun ini meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang ia derita.
Bapak Tarmudji dan Lisda adalah salah satu penerima manfaat program One Click One Care dari Lazismu Lamongan.
Kabar terkaiy kondisi Lisda dan ayahnya didapat Lazismu dari salah satu tetangga yang memberikan informasi kepada Lazismu. Kemudian Lazismu langsung memverifikasi berita tersebut dan terjun membantu.
Di hadapan perwakilan LazisMu Lamongan, donatur serta Ortom PDPM dan PDNA, Tarmuji mengucapkan banyak berterima kasih atas kepedulian Lazismu Lamongan.
“Saya berterima banyak, Semoga Allah membalas kebaikan bapak ibu semua,”ungkap nya.
Perwakilan Lazismu Lamongan, Irvan Syaifullah menyampaikan bahwa bantuan ini semoga dapat mencukupi kebutuhan bapak Tarmudji dan Lisda sehari hari.
” Kami berharap, semoga amanah dari donatur ini dapat membantu meringankan beban Lisda dan bapak Tarmudji,”kata , Irvan Syaifullah berharap.
Kunjungan Lazismu tersebut didampingi Darsam mewakili donatur Lazismu, Afan Alfian mewakili PDPM Bagian Kesmas dan Desi Ratnasari selaku ketua umum PDNA Lamongan dan Widya, serta beberapa warga sekitar. (Irvan/ Lazismu)