muhammadiyahlamongan-Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan melakukan sosiasilasi pentinganya Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah bagi warga Muhammadiyah di PCM Bluluk, sebagai upaya untuk menertibkan administrasi warga Muhammadiyah di Lamongan.
“Salah satu fungsi KTA Muhammadiyah adalah untuk pemetaan perkembangan organisasi Muhammadiyah” kata Ketua LPCR PDM Lamongan, Malikan Saputra dihadapan warga Muhammadiyah di Bluluk, Sabu (20) Malam.
Karena, lanjut Malikan asal Plangwoot Laren itu, jika sudah diketahui jumlah warga Muhammadiyah maka pimpanan akan melakukan langka-langka strategis untuk pengembangan dan keberlangsungan organisasi di Lamongan.
Dan menurutnya untuk mendapatkan KTA Muhammadiyah, anggota menerima formulir pengajuan PCM/ PRM/ AUM kemudian mengisi formulir tersebut.
“Diantara syaratnya adalah warga Indonesia, beragama islam, berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah” ungkap Malikan.
Selain itu, harus menyetujuhi maksud dan tujuan Muhammadiyah, bersedia mendukung dan melaksanakan usaha-usaha Muhammdiyah, serta mendaftaran diri.
“Sedangkan hak anggota Muhammadiyah adalah menyatakan pendapat di dalam maupun di luar permusyawaratan, memilih dan dipilih” ungkap Malikan.
Dan kewajiban warga Muhammadiyah diantaranya taat menjalankan ajaran Islam, menjaga nama baik dan setia kepada Muhammadiyah serta perjuanganya seta taat pada peraturan Muhammadiyah, keputusan musyawarag dan kebijakan pimpinan pusat.
Dalam sosialiasi pengadaan KTA yang dihadiri jajaran PCM Bluluk dan PRM se Kecamatan Bluluk tersebut, Wakil Sekertaris PDM Lamongan, A. Gufron, menegaskan dalam mengurus organisasi jajaran pimpinan harus kompak, termasuk kompak dalam menjalankan keputusan yang dihasilkan dari musyawarah maupun rapat.
“Mengurus Muhammadiyah kalau kompak maka akan menggembirakan, karena semasama pimpinan saling mendukung” kata Gufron.
Kekompakan pimpinan dalam menjalankan organisasi juga memotivasi atau mendorong dakwa semakin semarak mengingat kebersamaanya menyatukan visi dalam dakwa.
Di sisi lain, Majelis Tabligh PDM Lamongan, Munthoha dihadapan jajaran PCM Bluluk dan PRM se Kecamatan Bluluk itu menegaskan Muhammadiyah didirikan untuk mengajak anggotanya menerapkan hukum Allah dengan baik.
“Muhammadiyah didirkan untuk mengamalkan Islam dengan sebenarnya, yaitu menjadi umat Islam yang mengikuti Nabi Muhammad dan patut terhadap Aturan yang diperintahkan Allah” pungkas Munthoha. (LIK PDM)