MuhammadiyahLamongan.com – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai rangkaian kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) VI PK IMM Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Jumat (17/4/2026). Momentum tersebut tampak dalam kegiatan makan malam bersama yang digelar di depan Aula Budi Utomo lantai 3 UMLA, pukul 19.14 hingga 19.45 WIB.
Kegiatan ini diikuti seluruh peserta DAD, panitia, serta instruktur. Makan malam bersama tidak sekadar menjadi agenda konsumsi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan membangun rasa kekeluargaan antar kader IMM.
Menu yang disajikan terbilang sederhana, yakni nasi dengan lauk ayam, tahu berbumbu Bali, serta mi kuning. Namun, di balik kesederhanaan tersebut tersimpan nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas dalam proses kaderisasi IMM.
Sebagian konsumsi yang disajikan berasal dari donasi Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Lamongan sebanyak 40 bungkus nasi. Adapun kekurangan konsumsi lainnya dipenuhi melalui pembelian oleh panitia. Hal ini menunjukkan sinergi antarlembaga otonom Muhammadiyah dalam mendukung keberlangsungan kaderisasi.
Untuk minuman, panitia menyediakan air galon yang dapat diakses seluruh peserta. Peserta pun membawa tumbler masing-masing untuk mengisi ulang air minum, menciptakan suasana yang tidak hanya hangat, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap efisiensi dan gaya hidup sederhana.
Kegiatan makan malam berlangsung santai, namun tetap tertib. Para peserta tampak menikmati hidangan sambil bercengkerama. Interaksi yang terjalin menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional antar kader.
Salah satu peserta, Ghina, mengungkapkan kesannya terhadap momen tersebut. “Makan malam ini mungkin berbeda dari biasanya, tetapi kali ini terasa sekali kebersamaan dan kekeluargaan di PK IMM Al-Iskandariyah,” ujarnya.
Momentum sederhana ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan tidak selalu dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui interaksi ringan seperti makan bersama. Dalam konteks kaderisasi IMM, hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk solidaritas dan rasa memiliki terhadap organisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta DAD VI tidak hanya memperoleh penguatan intelektual dan ideologis, tetapi juga mampu membangun relasi yang erat antarkader. Kebersamaan yang terjalin inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjalankan roda organisasi ke depan. (*)
Penulis Nova Aquila Salsabila Cahyono. Editor Fathan Faris Saputro.