Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Menjalani Hidup dengan Tetap Berusaha, Berdoa dan Bertawwakal

MuhammadiyahLamongan.com – Inti sari dari Kultum Ustad Khubby Mulyono, Lc. MA di Masjid KI Bagus Hadikusumo Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), pada hari Senin (23/8/2021) Setelah Dzhuhur.

Ustad Khubby mengatakan “Hanya Allah yang mengetahui isi apapun yang ada dilangit dan ada di bumi, termasuk apapun isi yang ada pada dada atau hati manusia (yang dirasakan) apapun itu dari manusia, karena hanya Allah lah yang maha tahu.

Manusia hanya diberi Allah tentang ketahuan dan ilmu pengetahuan yang istilahnya hanya setetes air yang ada dilautan dan itupun dibagi pada seluruh manusia, maka apakah dengan seperti itu masih ada kesombongan pada diri kita?

bahwa kita sebenarnya memang tidak punya kemampuan apapun untuk mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, termasuk kita tidak akan pernah tahu apa yang ada dalam dada dan rasa manusia lain, kecuali itu semua karena kehendak dan ijin Allah. Ungkap Ustad Khubby

Sambungnya, di bumi ini ada lebih dari tujuh milyar manusia, itupun secara fisik tidak ada yang sama dalam segi bentuk ataupun wajah ataupun rupa.

Yang kelihatan secara fisik saja tidak ada yang sama apalagi yang tidak bisa dilihat secara nyata, dalam hal ini “hati” manusia bukankah ada pepatah yang mengatakan “sedalam-dalamnya laut dapat diukur, tapi dalam nya “hati” manusia, siapa yang tahu”? Wallahualambishawwab.

Maka dari itu, mari selalu berusaha untuk selalu berhati-hati dalam segala tindakan, ucapan dan apapun itu, karena kita tidak akan pernah tahu apakah yang kita katakan, kita lakukan itu bisa diterima atau manusia lain, berkenan dengan apa yang kita lakukan dan katakan. Bismillah semoga kita semuanya selalu berusaha menjadi lebih baik..aamiin. Ungkap Ustad Khubby

Teringat kemarin saat perjalanan ke surabaya, berhenti di lampu merah dan didepan saya ada tulisan (di slebor motor) “Aku ora duwe opo-opo, aku ora iso opo-opo, urip mung sak dermo nglakoni” terjemahan bebasnya “Saya tidak punya apa-apa, saya tidak bisa apa-apa, hidup hanya sebatas kita menjalani” Wallahualambishawwab.

Karena hidup itu bagaimana kita menjalani, menikmati dan mensyukuri. Artinya bagaimanapun kita hanya manusia yang punya keterbatasan, dan bagaimana kita harus bisa untuk menjalani hidup dengan tetap berusaha, berdoa dan bertawwakal dalam kehidupan yang lebih baik, aamiin. ungkap Ustad Khubby Mulyono 

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Latihan Tapak Suci, Program PPM Ternyata Rasanya Menggembirakan Bagi Siswa

Next Post

PPM STAIM Paciran 2021 Kelompok Tebluru Akan Mengadakan Lomba Kolase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share