muhammadiyahlamongan-Salah satu anggota Puskominfo Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur, Fathan Faris Saputro terus berupaya untuk menumpuhkan kecintaan literasi di kalangan kader IPM.

“Dan untuk menumbuhkan budaya literasi bisa dilakukan melalui banyak cara, salah satunya adalah diklat jurnaslitik” kata Fathan Faris Saputro, saat di MTs Muhammadiyah 13 Solokuro (MUGALAS) di aula Perguruan Muhammadiyah Solokuro, kemarin.

Menurutnya jurnalistik merupakan ilmu yang menarik untuk dipelajari. Bahkan, jurnalistik dianggap sebagai jalan yang ideal untuk menularkan virus literasi. Siswa diajak melihat, berpikir, lalu memaknai peristiwa sekitar.

“Dalam setiap pelatihan, para siswa dibiasakan berpikir lebih kritis. Jadi, bukan cara menulis berita yang ditekankan. Tapi, bagaimana anak itu bisa berpikir kritis seperti seorang jurnalis,” terang aktivis literasi Muhammadiyah tersebut.

Baca Juga  Golongan Orang‑orang Yang Sesat

Literasi bisa menjadi media yang asyik untuk belajar. Misalnya, ketika mempelajari fisika. Murid tidak hanya diajarkan teori tentang gaya gesekan. Pengalaman melakukan percobaan lebih asyik jika ditulis dengan gaya bahasa tertentu.

“Nah itu bisa meningkatkan daya ingat anak terhadap apa yang sudah dipelajari.” ungkapnya.

Lelaki 19 tahun yang juga alumni Mts Muhammadiyah 13 Solokuto itu berharap sekolah ini benar-benar berbasis literasi. Sehingga sistem pendidikan bisa lebih berkualitas. “Literasi itu ibarat jantungnya pendidikan,”

Di sisi lain, Fais Wahidatul Arifatin S S. M Pd, sa;ah seorang Guru MTs M 13 Solokuro, berharap, generasi muda harus terus belajar untuk menghadapi perkembangan jaman, apalagi di era 4.0 segalanya serba cepat, persaingan semakin ketat terlebih di dunia kerja.

Baca Juga  Baitul Arqam Guru Muhammadiyah Se-Cabang Laren Juga Diisi Materi Literasi

“Kalau generasi muda, khususnya bagi pelajar tidak mengasah soft skill mereka sejak dini, maka mungkin mereka akan terheran dengan pertumbuhan industri yang semakin cepat. Pengenalan jurnalistik adalah salah satu cara kami untuk membekali anak-anak terjun di dunia penulisan” jelasnya.

Adanya wawasan tentang dunia jurnalistik mampu mendorong bagi mereka yang berbakat menulis semakin bersemangat serta untuk untuk membudayakan literasi di kalangan generasi muda.(Ainur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here