MuhammadiyahLamongan.Com- Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong sukses menggelar tasyakuran Milad Muhammadiyah ke-112 dan progres pembangunan Toko Muhammadiyah (TokoMu), pada Senin (18/11/2024).
Wakil Ketua PDM Lamongan, Drs. M. Anwar, M.Pd menyampaikan pertama ucapan permohonan maaf kepada semua yang hadir atas ketidak hadiran Ketua PDM Lamongan, Drs. Shodikin, M.Pd, karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggal.
M. Anwar di hadapan ratusan yang hadir pada acara tasyakuran menyampaikan pencerahan tentang tiga kesamaan arti dari Muhammadiyah.
Pertama, Muhammadiyah diartikan sebagai pergerakan. Karena Muhammadiyah sebagai pergerakan, maka seluruh pimpinan dan anggota Muhammadiyah harus mau bergerak yakni menggerakkan dan menghidupkan Muhammadiyah dengan beragam kegiatan yang memberi manfaat bagi kehidupan sesama. Yaitu bagi warga Muhammadiyah maupun di luar warga Muhammadiyah.
Selanjutnya, kedua Muhammadiyah juga diartikan sebagai organisasi. Hal ini karena Muhammadiyah dijalankan oleh beberapa orang yang menjadi persyarat dari pengertian organisasi.
Karena Muhammadiyah sebagai organisasi, maka semua unsur baik pimpinan maupun anggota organisasi harus ada komitmen bersama menjalankan visi misi dan program organisasi menuju tercapainya tujuan organisasi.
Makna lain dari Muhammadiyah yakni disebut dengan persyarikatan. Dimana Muhammadiyah digerakkan dengan semua pihak yang berserikat dan berkumpul dalam satu wadah organisasi yakni Muhammadiyah.
Mengakhiri materi pencerahan organisasi, M. Anwar menegaskan bahwa tiga makna diatas yang menggambarkan Muhammadiyah adalah semuanya benar. Setidaknya ada lima pilar yang menjadi konsentrasi Muhammadiyah yakni pilar pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, ekonomi dan kebencanaan.
Penulis: Yusron, Editor: Ma’in