MuhammadiyahLamongan.com – Suasana hangat penuh harap mengiringi pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) ke-8 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kalitengah, Ahad (30/7/2023) bertempat MTs Muhammadiyah 26 Kalitengah.
Dalam sambutannya, Bapak Camat Kalitengah, Nurul Misbah, mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musyawarah Cabang ini. Beliau berharap acara tersebut akan menghasilkan sosok pemimpin yang mampu mengembangkan PCM dan PCA Kalitengah serta dapat menjalankan amanah yang telah diberikan oleh seluruh peserta.
Dikenal sebagai organisasi Islam terkaya di Indonesia, Muhammadiyah telah menjadi ikon bagi kabupaten Lamongan dengan adanya Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Bapak Camat berkeyakinan bahwa Kalitengah juga harus memiliki ikon-ikon yang dapat menjadi simbol kejayaannya di masa depan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Bapak Camat mengusulkan sejumlah program kerja untuk kemajuan Muhammadiyah di Kalitengah. Salah satu di antaranya adalah program gerakan penjemputan atau pemberian uang koin setiap hari Jumat. Dalam program ini, anggaran atau dana yang ada di masyarakat akan dikumpulkan secara bertahap melalui pemberian uang koin secara sukarela. Diharapkan bahwa dengan kumpulan uang koin yang terus bertambah, akan ada banyak manfaat yang bisa diberikan bagi kegiatan-kegiatan Muhammadiyah di Kalitengah.
Menyuarakan semangat organisasi, Bapak Camat menekankan, “Muhammadiyah tidak pernah melahirkan putra putrinya kecuali memiliki kontribusi nyata bagi nusa, bangsa, dan agama.” Hal ini menegaskan pentingnya peran aktif bagi setiap anggota Muhammadiyah dalam memberikan kontribusi bagi kebaikan masyarakat dan negara.
Dalam penutupan sambutannya, Bapak Nurul Misbah menyampaikan pepatah bijak, “sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat bagi manusia lainnya.” Ungkapan ini menjadi semangat bagi seluruh anggota Muhammadiyah di Kalitengah untuk senantiasa berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain. (*)
Reporter Wiwin Waladatus Sholihah. Editor Fathan Faris Saputro.