Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Siap Taklukkan Dunia, Para Wisuda Dibekali Tiga Nasihat Emas

MuhammadiyahLamongan.com– Suasana haru bercampur bangga menyelimuti panggung wisuda Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 09 Labuhan (MI MULA). Madrasah ini baru saja menggelar prosesi kelulusan yang syahdu bagi siswa-siswi kelas 6. Sebanyak 31 siswa resmi dinyatakan lulus dan kini bersiap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran guru, wali murid, serta para tokoh masyarakat setempat yang ikut menyaksikan momentum bersejarah bagi anak-anak tersebut. Bertempat di halaman MI MULA, Kamis (18/6/2026).

Dalam prosesi pelepasan yang penuh air mata bahagia ini, Kepala Sekolah MI MULA, Bapak Ma’in, S.HI., memberikan pidato yang sangat menyentuh hati. Beliau menitipkan “Tiga Nasihat Emas” sebagai bekal hidup dan kompas moral bagi para alumni muda saat melangkah ke dunia luar:

Pertama: Menjaga Almamater: Beliau berpesan agar para siswa tetap membawa, mengamalkan, dan menjaga nilai-nilai kebaikan serta karakter islami yang telah diajarkan di MI MULA di mana pun mereka berada.

Kedua: Menghormati Jasa Guru: Mengingat perjuangan di bangku sekolah, beliau meminta para alumni untuk selalu menjaga nama baik para guru yang telah dengan sabar mendidik, mentransfer ilmu, dan membimbing mereka selama 6 tahun penuh.

Ketiga: Berbakti kepada Orang Tua: Menjadi anak yang berbakti dengan selalu menjaga kehormatan, nama baik, serta senantiasa mendoakan orang tua yang telah berkorban demi pendidikan mereka.

“Anak-anakku, dunia di depan sana sangat luas. Namun, selama kalian memegang teguh tiga nasihat ini—menjaga almamater, menghormati guru, dan berbakti kepada orang tua—insyaallah jalan kalian akan selalu diberkahi,” ungkap Bapak Ma’in dalam penggalan pidatonya.

Tidak sedikit dari para wali murid yang hadir menyeka air mata mereka saat menyadari betapa cepatnya waktu berlalu. Enam tahun lalu mereka menitipkan anak-anak yang masih polos di gerbang sekolah ini, dan kini melihat mereka tumbuh menjadi remaja yang siap menyongsong masa depan dengan pondasi agama yang kuat.

​Pihak sekolah pun berharap agar jalinan silaturahmi antara para alumni dan madrasah tidak terputus begitu saja setelah kelulusan ini. MI MULA berkomitmen untuk selalu terbuka menjadi rumah kedua bagi mereka, tempat untuk pulang dan berbagi cerita sukses di masa yang akan datang.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipenuhi isak tangis haru dari para wali murid dan guru. Langkah kaki 31 alumni MI MULA kini tidak hanya dibekali dengan selembar ijazah, melainkan juga karakter kuat yang siap membimbing mereka menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.

Penulis: Etri Jayanti, S.Pd, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Air Mata Haru di Panggung Purna Siswa: Kisah Athif, Dai Cilik Kebanggaan PAUD Aisyiyah 1 Labuhan

Read next
0
Share