Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Air Mata Haru di Panggung Purna Siswa: Kisah Athif, Dai Cilik Kebanggaan PAUD Aisyiyah 1 Labuhan

MuhammadiyahLamongan.com– Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti halaman MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) pada Jumat (19/6/2026). Malam itu, PAUD Aisyiyah 1 Labuhan sukses menggelar acara purna siswa Tahun Ajaran 2025/2026. Namun, dari deretan prosesi yang berjalan, ada satu momen yang berhasil menyedot perhatian seluruh wali murid dan tamu undangan hingga membuat suasana menjadi begitu emosional.

Momen itu tercipta saat seorang bocah mungil dengan langkah mantap berjalan menuju panggung kehormatan. Ia adalah Muhammad Athif Albani, siswa Kelompok B yang akrab disapa Athif. Di usianya yang masih sangat belia, Athif berdiri tegak di hadapan ratusan pasang mata. Tanpa rasa canggung, microphone di tangannya menjadi saksi bisu kelancaran bait demi bait pidato bertajuk “Mencintai Allah dan Rasul-Nya” yang ia sampaikan.

Retorika dan kepolosan khas anak-anak yang berpadu dengan kedalaman materi pidatonya, sukses membius penonton. Tidak sedikit dari wali murid yang hadir menyeka air mata haru, kagum melihat keberanian luar biasa dari sang dai cilik.

Bocah Berprestasi Kebanggaan Sekolah

Keberanian Athif di atas panggung malam itu bukanlah sebuah kebetulan. Di balik tubuh kecilnya, Athif adalah sosok singa panggung yang telah mengharumkan nama sekolah. Ia merupakan peraih Juara 2 Festival Anak Saleh Bustanul Athfal (FABA) Cabang Brondong, sekaligus menyabet Juara 3 FABA di tingkat Kabupaten Lamongan.

Rasa bangga tak mampu disembunyikan oleh Kepala PAUD Aisyiyah 1 Labuhan, Suharmini, S.Pd. Menghafal teks pidato yang panjang tentu bukan perkara mudah bagi anak seusia Athif, namun ia berhasil menuntaskannya dengan sangat indah.

“Apresiasi dan rasa bangga yang tidak terhingga kami sembahkan untuk ananda Athif. Malam ini, ia tidak hanya berpidato, tetapi juga menyentuh hati kita semua tentang arti mencintai Allah dan Rasul-Nya,” ungkap Suharmini dengan mata berkaca-kaca.

Rasa Syukur dan Langkah Baru Sang Dai Cilik

Sentuhan emosional paling dalam tentu dirasakan oleh sang ibu, Sumiyani. Menyaksikan buah hatinya tumbuh menjadi anak yang saleh, berani, dan berprestasi di jalur akademik maupun non-akademik adalah hadiah terindah yang tak ternilai dengan materi. Tangis syukur tak henti mengalir dari wajahnya.

Perjalanan Athif di PAUD Aisyiyah 1 Labuhan memang telah usai, namun langkah dakwah kecilnya tidak berhenti di sini. Sumiyani menyampaikan bahwa putranya siap menyongsong masa depan baru dan telah resmi mendaftar sebagai siswa di MI Muhammadiyah 09 Labuhan untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Riuh tepuk tangan mengiringi langkah Athif saat turun dari panggung. Sebuah akhir manis dari masa jabatannya sebagai siswa anak usia dini, sekaligus awal dari cerita indah yang siap ia ukir di jenjang pendidikan berikutnya.

Penulis: Amira, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Malam Magis di MI MULA: Ketika Kolaborasi Guru Menyulap Wisuda Menjadi Pesta Taman Impian

Read next
0
Share