MuhammadiyahLamongan.com – TK ‘Aisyiyah Bustanul Atfal (ABA) Palirangan ikut meriahkan gebyar pra Musyda Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lamongan ke-12 di GOR Lamongan pada tanggal 4 Mei 2023. Kepala TK ABA Palirangan, Miftahul Khoiro, memberikan alasan mengenai partisipasi lembaga dalam acara tersebut.
Menurut Miftahul Khoiro, kegiatan gebyar pra Musyda ini memberikan dampak positif bagi lembaga TK ABA Palirangan. Acara ini memberikan kesempatan baik bagi ibu dan anak, walimurid dan guru, untuk menjalin kerjasama dan tali silaturahim yang baik dengan ‘Aisyiyah.
Tujuan utama lembaga TK ABA Palirangan dalam mengikuti kegiatan ini adalah ingin mengenalkan sejak dini tentang organisasi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah kepada anak-anak, menumbuhkan kreativitas anak dan walimurid, serta ikut menyemarakkan Musyda ‘Aisyiyah.
Lembaga TK ABA Palirangan turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan acara gebyar pra musyda dengan mengikutsertakan seluruh peserta didik kelompok B beserta wali murid kelompok B seluruhnya.
Lembaga TK ABA Palirangan juga menjalin sinergitas yang baik dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah. Mereka saling mendukung dan berpartisipasi aktif serta mengikuti peraturan dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lamongan sehingga acara tersebut bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
Untuk membantu mempromosikan acara gebyar pra Musyda kepada masyarakat sekitar, lembaga TK ABA Palirangan memberikan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat dusun Palirangan melalui media sosial.
Kegiatan gebyar pra Musyda hari ini di GOR Lamongan memberikan kesan terbaik bagi lembaga TK ABA Palirangan. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak dapat menumbuhkan rasa cinta ke ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah sejak dini serta menumbuhkan kreativitas dan imajinasi anak.
“Setelah mengikuti kegiatan gebyar pra Musyda hari ini di GOR Lamongan, lembaga TK ABA Palirangan berencana akan lebih memotivasi anak untuk lebih mengenalkan tentang keorganisasian, baik itu Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, melalui kegiatan yang lebih menyenangkan dan bermakna untuk anak, seperti Hizbul wathan dan Tapak suci,” pungkasnya. (Fathan Faris Saputro)