MuhammadiyahLamongan.com– Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025. Sebanyak 549 mahasiswa diterjunkan ke berbagai wilayah, baik lokal, nasional, hingga internasional, dalam empat jenis KKN yang diselenggarakan secara serentak, pada 30 Juli 2025.
KKN tahun ini mengusung tema: “Kampus Berdampak: Sinergi Ilmu dan Aksi dalam Pengabdian Masyarakat.”
Mayoritas peserta yakni sebanyak 545 mahasiswa, mengikuti KKN Reguler yang dilaksanakan di dua wilayah pedesaan, yaitu Kecamatan Sambeng dan Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan. Wilayah ini dipilih untuk menjadi laboratorium sosial tempat mahasiswa mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan masyarakat secara nyata.
Tak hanya itu, UMLA juga menempatkan mahasiswanya dalam bentuk KKN lainnya yaitu KKN MAS (Muhammadiyah Aisyiyah) dengan menerjunkan 2 mahasiswa untuk mengabdi di Provinsi Riau, membawa semangat dakwah dan pemberdayaan di daerah minoritas Muhammadiyah.
Sebanyak 10 Mahasiswa melakukan KKN Kolaboratif yakni mereka bergabung bersama Universitas Muhammadiyah Surabaya di Desa Klutuk, Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban, dalam misi kolaborasi lintas kampus.
Selanjutnya ada 2 mahasiswa yang melaksanakan KKN Internasional dengan diberangkatkan ke Thailand untuk menjalankan pengabdian global sebagai bentuk peran serta UMLA di kancah internasional.
Dr. Arifal Aris, M.Kes, selaku Wakil Rektor I UMLA sekaligus Ketua Pelaksana KKN 2025, menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian penting dari pendidikan karakter dan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat.
“KKN bukan hanya program akademik tahunan, tetapi bentuk nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Lamongan dalam menyebarkan nilai dakwah amar makruf nahi munkar melalui pemberdayaan masyarakat. Ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat serta membentuk mahasiswa yang siap menjadi kader pembangunan,” jelas Dr. Arifal.
Beliau menambahkan, melalui kegiatan ini mahasiswa tidak hanya diuji kemampuannya dalam menyelesaikan persoalan sosial secara langsung, tetapi juga dilatih soft skill, kepemimpinan, kolaborasi lintas disiplin, hingga empati sosial.
Ada empat tujuan utama KKN UMLA 2025:
1. Menanamkan nilai dakwah amar makruf nahi munkar dalam setiap aksi pengabdian.
2. Mewujudkan sinergi antara dunia kampus dan realitas masyarakat.
3. Membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah pedesaan.
4. Meningkatkan kemampuan sosial, komunikasi, dan kepemimpinan mahasiswa di lapangan.
Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, UMLA terus menegaskan perannya sebagai “Kampus Berdampak” yang tak hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademik, tetapi juga peduli, berdaya, dan hadir untuk umat bahkan hingga lintas negara.
Penulis: Humas UMLA, Editor: Ma’in