Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Usai Berguru kepada Staf Ahli Kemendikdasmen, Guru MI MULA Gas Rapat di HOTA

MuhammadiyahLamongan.com – Belajar tak berhenti ketika forum resmi berakhir. Semangat itu ditunjukkan para guru perempuan MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) saat mempersiapkan tahun pelajaran baru. Seusai mengikuti Sarasehan Pendidikan yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Brondong, Sabtu (11/7/2026), mereka tak langsung pulang.

Para guru yang tampil kompak mengenakan batik biru itu memilih bergerak menuju House of Tjokro Abadi (HOTA), Paciran, Lamongan. Bukan sekadar untuk bersantai, mereka melanjutkan agenda dengan mematangkan program madrasah.

Sebelumnya, dalam Sarasehan Pendidikan, para guru mendapatkan penguatan dan wawasan dari Staf Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bekal dari forum tersebut seolah menjadi suntikan energi baru untuk menyambut tahun pelajaran baru.

Di tengah suasana santai HOTA, para guru MI MULA memadukan penyegaran pikiran dengan rapat persiapan Mata Muda atau Masa Ta’aruf Murid Madrasah. Mereka membahas konsep kegiatan penyambutan murid baru agar berlangsung sehat, aman, dan menyenangkan.

Salah seorang guru MI MULA, Amy, mengatakan, kombinasi antara forum pendidikan dan diskusi dalam suasana santai memberikan energi positif bagi para guru.

”Melalui sarasehan tadi, kami diingatkan kembali untuk menjadi guru yang mengajar dengan hati dan mendidik melalui keteladanan. Setelah itu, kami langsung melanjutkan rapat Mata Muda di HOTA untuk merancang kegiatan orientasi yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi murid baru kami,” ujar Amy di sela-sela diskusi.

Menurut Amy, pemilihan tempat informal bukan tanpa alasan. Suasana yang lebih cair dinilai mampu membuka ruang diskusi sekaligus memantik gagasan baru.

”Suasana kafe yang santai justru membuat ide-ide kreatif mengalir lebih lancar. Harapannya, anak-anak merasa nyaman sejak pertama kali masuk madrasah,” katanya.

Langkah para guru MI MULA itu menunjukkan bahwa persiapan tahun pelajaran baru dapat dilakukan dengan berbagai cara. Keseriusan bekerja berpadu dengan suasana yang hangat dan menyenangkan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, MI MULA bersiap menyambut murid baru melalui lingkungan belajar yang aman, ramah, dan penuh kegembiraan. (*)

Penulis : Etri Jayanti | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Milad Aisyiyah Wilker 1, PDA Lamongan Sinergi Bersama AUM Kesehatan Hadirkan Pengobatan Gratis

Next Post

Anak Tak Cukup Disuruh Mendengar, Uncle Syame: Orang Tua Juga Harus Mau Mendengarkan

Read next
0
Share