Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Wow Asyik, Mengamati Benda Langit di Poskal

MuhammadiyahLamongan.com – Siswa-siswa yang tergabung dalam Astronom Satu Empat SMP Muhammadiyah 14 Pondok Pesantren Karangasem Paciran Lamongan menggelar “Pelatihan Ilmu Falak dan Pengamatan Benda Langit” pada hari Ahad, (25/2/2024). Kegiatan yang digelar di Poskal (Planetarium dan Observatorium Astronomi Karangasem Lamongan) ini berlangsung dari pukul 16.30 hingga 21.00 WIB, terbagi dalam dua sesi.

Sesi pertama dimulai dengan materi Pengamatan Benda Langit yang disampaikan oleh Maslahul Falah, S.Ag. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menghafal Surat Asy-Syams yang mengandung pengetahuan tentang Matahari, Bulan, siang, malam, langit, dan bumi. “Saat ini kita mengalami siang dan sebentar lagi kita menyaksikan matahari terbenam di ufuk barat pada azimuth 261 derajat,” kata Maslahul Falah, Sekretaris PCM Laren.

Namun, awan gelap yang menyelimuti ufuk barat pada pukul 17.52 WIB menghalangi peserta untuk menyaksikan matahari terbenam. “Kita tidak dapat menyaksikan detik-detik matahari terbenam karena awan, tapi semoga awan segera menghilang sehingga kita dapat mengamati benda langit lainnya di malam hari,” ungkap Maslahul Falah.

Setelah shalat Maghrib berjamaah, peserta kembali ke lantai tiga untuk mengikuti sesi berikutnya yang dipandu oleh M Syamsu Alam Darajat, SHI, SH, MA. Meskipun Bulan juga terselimuti awan, peserta diajak untuk mengamati benda langit lainnya. “Nanti kalau Poskal ini sudah tersedia fasilitas alat untuk meneropong dan observasi benda langit, akan semakin tampak indah dan menakjubkan,” kata Syamsu, yang juga mengajar Ilmu Falak di SMPM 14 Paciran.

Salah satu peserta, Wibi Wicaksono, mengungkapkan kesan baiknya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan malam ini sangat seru, apalagi dua pemateri yang kompeten menyampaikan materi dengan jelas,” ujarnya. Sedangkan Naufal Khoyrirrahman, siswa kelas 7, menyukai materi kedua yang langsung melibatkan praktik melihat bintang dan bulan. “Mungkin karena baru mengenal ilmu falak, jadi saya kurang paham istilah-istilah ilmu falak yang disampaikan saat materi pertama,” katanya. (*)

Reporter Maslahul Falah. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Berjalan Menuju Bus Meski Guyuran Hujan, PDA Lamongan Terlihat Kompak dan Bergembira

Next Post

Mendengar Pemurtadan Menguat, PRA Sukorejo Lamongan Terpanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share