Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Semangat Bersama di LDKS: Siswa MTs Muhammadiyah 30 Siap Jadi Siswa Mandiri, Kreatif, dan Inovatif

MuhammadiyahLamongan.com MTs Muhammadiyah 30 Padenganploso ikut serta dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diselenggarakan selama dua hari, pada Senin dan Selasa (14-15/10/2024), di Villa Damar Sewu, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari SMP dan MTs Muhammadiyah di kecamatan Sukodadi, Pucuk, dan Babat.

Kegiatan LDKS bertujuan untuk membentuk karakter kader yang memiliki sifat siddiq, tabligh, amanah, dan fathonah, serta mendalami nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah. Namun, meski memiliki tujuan mulia, muncul pertanyaan mendasar mengenai efektivitas metode yang diterapkan dalam kegiatan ini untuk membangun karakter kreatif, mandiri, dan inovatif yang diharapkan. Dengan tema besar “Pelajar Mandiri, Kreatif, dan Inovatif,” kegiatan ini diharapkan mampu memberikan lebih dari sekadar formalitas—diperlukan evaluasi kritis mengenai seberapa jauh kegiatan ini mendukung tujuan Muhammadiyah dalam membentuk generasi pemimpin yang relevan dengan tantangan zaman.

Dalam era perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat, tuntutan terhadap kualitas pendidikan saat ini tidak lagi terbatas pada kemampuan akademis semata. Pelajar diharapkan mampu menjadi individu yang mandiri, kreatif, dan inovatif—tiga karakter kunci dalam menghadapi tantangan di era globalisasi.

LDKS menjadi kegiatan penting untuk membentuk karakter kepemimpinan di kalangan pelajar. Tahun ini, tema Pelajar Mandiri, Kreatif, dan Inovatif diangkat untuk menggugah kesadaran generasi muda tentang pentingnya karakter dan kemampuan esensial dalam menghadapi tantangan dunia modern. Dalam LDKS, pelajar dilatih untuk tidak tergantung pada arahan guru atau orang tua, tetapi lebih kepada pengambilan keputusan yang cermat dan bertanggung jawab terhadap tindakan mereka.

Melalui simulasi kepemimpinan, diskusi kelompok, dan tantangan individu, siswa diajak untuk menyelesaikan berbagai masalah secara mandiri. Mereka dilatih untuk merancang strategi, mengelola waktu, dan membagi tugas dalam tim. Ini adalah bekal penting agar pelajar dapat mengatasi masalah-masalah nyata di luar lingkungan sekolah.

LDKS tidak hanya memberikan pelajaran tentang cara menjadi pemimpin yang efektif, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin harus berpikir kreatif untuk memecahkan masalah yang kompleks dan tak terduga. Jika kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide baru, inovasi adalah langkah untuk mewujudkan ide tersebut menjadi solusi nyata. Inovasi membutuhkan keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru dan kesiapan untuk menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Dalam LDKS, siswa diajak untuk merancang proyek-proyek inovatif yang dapat diterapkan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Misalnya, mereka mungkin diminta untuk membuat proposal kegiatan sekolah yang lebih efektif atau merancang inisiatif sosial di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan bimbingan yang tepat, para siswa akan belajar bagaimana membawa ide mereka ke dunia nyata, menjalankan inisiatif dengan strategi yang terukur, dan merefleksikan hasil dari proyek yang mereka jalankan.

Ketiga kualitas ini—kemandirian, kreativitas, dan inovasi—tidak dapat dipisahkan dari tujuan LDKS, yaitu membentuk pemimpin masa depan yang berintegritas. LDKS juga memberikan ruang bagi pelajar untuk mendalami nilai-nilai penting seperti tanggung jawab, kerja sama, serta empati, yang semuanya mendasari seorang pemimpin yang kuat.

Kepala MTs Muhammadiyah 30 Padenganploso, Faruq Al Ghofiqi Abwa, S.Pd, sangat mendukung penuh kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran di luar sekolah sangat penting untuk menambah pengalaman baru bagi siswa. (*)

Reporter Ayik Fena Emilda. Editor Fathan Faris Saputro.

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Piet Hizbullah Khaidir Ajak Pemuda Kembangkan Tradisi Literasi

Next Post

Menggali Esensi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Lomba Pidato Warnai Perayaan Milad UMLA Ke-6

Read next
0
Share