MuhammadiyahLamongan.com — SMA Muhammadiyah 10 Sugio menyelenggarakan kegiatan Darul Arqom selama delapan hari, mulai Rabu (25/2/2026) hingga Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keislaman sekaligus penguatan karakter bagi para siswa.
Beragam aktivitas mengisi rangkaian kegiatan tersebut, antara lain tadarus Al-Qur’an, setoran hafalan surat-surat pendek, pembelajaran doa sehari-hari, serta penyampaian materi keislaman. Seluruh kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga bagi para peserta.
Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, para siswa pun menyampaikan kesan dan pesan yang mereka rasakan selama mengikuti Darul Arqom.
Fandy Galih Utomo, siswa kelas X-B, mengaku bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Darul Arqom memberikan banyak pelajaran penting, terutama dalam meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta kebersamaan antarteman.
“Saya merasa bangga dapat ikut serta dalam kegiatan Darul Arqom. Dalam kegiatan ini saya belajar tentang pentingnya meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta kebersamaan dengan teman-teman,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan Darul Arqom dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang dan semakin berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta berikutnya.
“Semoga kegiatan Darul Arqom ke depannya tetap terlaksana dan semakin berkembang. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi peserta yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Ahmad Fizan Ramadhani dari kelas XI-A mengungkapkan rasa senang sekaligus haru setelah mengikuti kegiatan Darul Arqom. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman serta pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya sangat senang dan terharu dapat mengikuti kegiatan ini. Saya mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita. Jangan lupa untuk terus berdoa dan berusaha menjadi lebih baik,” pesannya.
Hal serupa disampaikan Firjatullah Rabani Al-Ilmy, siswa kelas XII-A. Menurutnya, kegiatan Darul Arqom memberikan banyak pelajaran berharga bagi para peserta. Berbagai kegiatan yang berlangsung selama delapan hari tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dengan Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kesadaran dalam beribadah.
Ia menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, para peserta kembali mempelajari setoran hafalan surat-surat pendek yang menjadi fondasi penting dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Selain itu, peserta juga diajak mengingat kembali hafalan yang telah dipelajari agar bacaan surat dalam salat tidak monoton.
Selain hafalan Al-Qur’an, para peserta juga mempelajari doa-doa sehari-hari. Hal tersebut mengajarkan bahwa setiap aktivitas dalam kehidupan dapat bernilai ibadah apabila selalu diiringi dengan mengingat Allah SWT.
Kegiatan tadarus Al-Qur’an serta penyampaian berbagai materi keislaman juga menjadi bagian penting dalam menambah pemahaman para siswa.
Firja juga mengungkapkan bahwa pada awal kegiatan sebagian peserta sempat merasa kewalahan karena harus mengikuti berbagai aktivitas setiap hari, bahkan hingga malam hari. Namun, dari proses tersebut para peserta belajar untuk membiasakan diri melakukan hal-hal baik.
“Dari yang awalnya dipaksa, terpaksa, akhirnya menjadi terbiasa,” ungkapnya.
Di akhir pesannya, Firja berharap kebiasaan baik yang telah dilakukan selama kegiatan Darul Arqom tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing para siswa dengan penuh kesabaran selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan Darul Arqom ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan keislaman, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter religius, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Penulis Mohammad Nofian Subandi. Editor Fathan Faris Saputro.