Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Sorak dan Tepuk Tangan Warnai Pentas Seni Joko Tingkir Literacy Camp 2026

MuhammadiyahLamongan.com – Suasana halaman Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan berubah menjadi panggung kreativitas saat pentas seni peserta Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 Tahun 2026 digelar pada Jumat malam (8/5/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00–21.30 WIB itu menghadirkan beragam penampilan seni dari peserta kemah yang berasal dari SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Jawa Timur.

Pentas seni atau pensi menjadi salah satu agenda yang paling dinanti peserta setelah rangkaian perlombaan pada siang hari. Sebanyak 88 peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut.

Sejumlah sekolah turut memeriahkan acara, di antaranya SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, MAM 1 Karangasem, SMA Muhammadiyah 9 Brondong, SMK Muhammadiyah 10 Gresik, dan SMK Muhammadiyah 5 Babat. Masing-masing kelompok menampilkan kreativitas terbaik mereka melalui pertunjukan tari, musik, pembacaan puisi, hingga seni bela diri.

Setiap penampilan diberikan durasi sekitar lima hingga tujuh menit. Meski singkat, peserta mampu menghadirkan pertunjukan yang menghibur sekaligus menunjukkan kekompakan antartim.

Sorak penonton dan tepuk tangan beberapa kali terdengar memenuhi area panggung. Peserta maupun panitia tampak menikmati jalannya acara yang berlangsung meriah hingga akhir kegiatan.

Acara dipandu oleh dua pembawa acara, Kharisma dan Egar, yang berhasil menjaga suasana tetap hidup dan komunikatif sepanjang malam. Interaksi yang cair membuat peserta tetap bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Di tengah acara, Bunda Mubaidah turut membacakan puisi berisi semangat dan motivasi bagi seluruh peserta kemah. Penampilan tersebut mendapat perhatian khusus dari peserta yang hadir dan menambah suasana emosional di arena pentas seni.

Salah satu peserta, Ardina Aurellia Putri, mengaku senang dapat tampil dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pentas seni menjadi ruang untuk melatih kepercayaan diri sekaligus menambah pengalaman baru.

“Saya senang bisa ikut tampil dalam kegiatan pensi ini karena dapat menambah pengalaman, melatih rasa percaya diri, dan membuat suasana acara menjadi lebih seru,” ujarnya.

Sementara itu, panitia kegiatan, Nufus, mengatakan bahwa pentas seni sengaja dihadirkan sebagai wadah bagi peserta untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka di luar arena perlombaan.

“Kegiatan pensi malam ini diadakan untuk menampilkan bakat dan kreativitas peserta. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan peserta terlihat sangat antusias,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Dengan suasana meriah dan penuh kebersamaan, pentas seni menjadi salah satu agenda yang memperkuat semangat peserta dalam rangkaian Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 Tahun 2026. (*)

Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

72 Peserta Tunjukkan Kekompakan dalam Lomba Pionering Joko Tingkir Literacy Camp 2026

Next Post

Cahaya Quran di Brondong: Kala Puluhan Guru Ngaji Berpadu Mengasah Hati

Read next
0
Share