MuhammadiyahLamongan.com- Suasana khidmat bercampur haru dan bahagia menyelimuti halaman Perguruan Muhammadiyah Brondong pada Ahad (24/5/2026). Ratusan pasang mata menyaksikan momen bersejarah, sebuah prosesi pelepasan kolektif yang mempertemukan tiga jenjang pendidikan sekaligus: siswa-siswi kelas 6 MIM Brondong, kelas 9 MTsM 25 Brondong, dan para lulusan SMKM Brondong untuk Tahun Ajaran 2025/2026.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh ratusan wisudawan dan wisudawati, para wali murid yang tampak bangga, jajaran Kepala Sekolah, dewan guru, serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah Brondong bersama seluruh Organisasi Otonomnya (Ortom).
Bukan sekadar perayaan kelulusan biasa, momentum ini dirancang sebagai ruang edukasi dan refleksi. Di sela-sela sakralnya prosesi wisuda dan unjuk bakat siswa-siswi yang memukau, panitia menghadirkan sesi siraman rohani yang menyentuh hati dari Ustad Muja’far, M.Pd.
Tiga Pilar Karakter Lulusan
Di hadapan ratusan undangan, Ustad Muja’far, M.Pd. menyampaikan orasi ilmiah dan keagamaan yang sarat akan makna pembentukan karakter generasi masa depan. Beliau menekankan tiga pesan penting yang wajib diresapi:
Pertama: Menjaga Kehormatan Almamater dan Keluarga; Lulus dari sekolah bukan berarti putus hubungan. Para wisudawan diingatkan untuk menjadi duta-duta kebaikan di luar sana yang selalu menjaga nama baik sekolah, guru, dan orang tua yang telah mendidik mereka.
Kedua: Sinergi Sekolah dan Orang Tua; Pendidikan yang sukses tidak bisa berdiri sendiri di atas pundak guru. Ustad Muja’far menekankan pentingnya komitmen bersama antara sekolah dan orang tua demi melahirkan generasi yang tidak hanya berilmu luas, tetapi juga berbudi luhur.
Ketiga: Keteladanan Orang Tua adalah Kurikulum Terbaik; Pesan paling mendalam ditujukan kepada para wali murid. Anak adalah peniru yang ulung; karena itu, orang tua harus menjadi suri teladan (contoh nyata) di rumah. Karakter anak tidak dibentuk dari apa yang mereka dengar, melainkan dari apa yang mereka lihat langsung dari orang tuanya.
“Pendidikan yang sejati adalah bertemunya ilmu pengetahuan di kelas dengan keluhuran akhlak di rumah”, tuturnya.
Wisuda akbar Perguruan Muhammadiyah Brondong tahun ini berhasil mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat: bahwa kelulusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan gerbang awal untuk mengabdi, belajar lebih tinggi, dan menebar manfaat bagi semesta. Selamat kepada para wisudawan!
Penulis: Elvira, Editor: Ma’in
