MuhammadiyahLamongan.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 20 Desa Brengkok menggelar edukasi literasi keuangan bagi murid MI Muhammadiyah 13 Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi program kerja bidang Pendidikan dan Ekonomi KKN UMLA Kelompok 20. Edukasi digelar untuk mengenalkan dasar-dasar pengelolaan keuangan sekaligus menanamkan kebiasaan finansial yang baik sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak murid memahami cara mengelola uang secara sederhana, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur uang saku, menentukan prioritas penggunaan uang, hingga membangun kebiasaan menabung.
Kolaborasi Bidang Pendidikan dan Ekonomi
Kolaborasi bidang Pendidikan dan Ekonomi menjadi upaya KKN UMLA Kelompok 20 menghadirkan program yang tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membekali murid dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bidang Pendidikan berperan menghadirkan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik murid sekolah dasar. Sementara itu, bidang Ekonomi memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dengan menggabungkan kedua bidang tersebut, edukasi literasi keuangan dikemas secara interaktif dan mudah dipahami murid.
Mengenalkan Pengelolaan Uang Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMLA memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan kepada murid. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Murid dikenalkan pada perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, membuat prioritas dalam menggunakan uang, serta membiasakan diri mengelola uang saku secara bijak.
Mahasiswa juga memberikan contoh situasi sederhana yang sering dihadapi murid, seperti memilih antara membeli barang yang diinginkan atau menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.
Melalui edukasi tersebut, murid diharapkan mulai memahami bahwa uang perlu digunakan secara bijak dan tidak selalu harus dihabiskan untuk memenuhi keinginan.
Celengan sebagai Aksi Nyata
Tidak berhenti pada penyampaian materi, KKN UMLA Kelompok 20 juga membagikan celengan kepada setiap murid MI Muhammadiyah 13 Brengkok.
Pemberian celengan menjadi simbol sekaligus sarana praktik agar murid dapat langsung menerapkan kebiasaan menabung setelah mengikuti edukasi literasi keuangan.
Mahasiswa mengajak setiap murid mulai menyisihkan sebagian uang saku ke dalam celengan secara rutin. Dengan demikian, materi mengenai pentingnya menabung tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemberian celengan kepada setiap murid menjadi salah satu bentuk komitmen KKN UMLA Kelompok 20 dalam mendorong kebiasaan menabung sejak dini.
Belajar Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan
Agar pembelajaran tidak monoton, mahasiswa KKN mengemas materi dengan pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan murid secara aktif.
Murid diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta menceritakan pengalaman mereka dalam menggunakan uang saku.
Interaksi tersebut membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Murid juga diajak memahami konsep keuangan melalui contoh sederhana sehingga materi lebih mudah diterima.
Guru Apresiasi Edukasi Literasi Keuangan
Salah satu guru MI Muhammadiyah 13 Brengkok, Anis, mengapresiasi kegiatan edukasi literasi keuangan yang diberikan mahasiswa KKN UMLA Kelompok 20.
Menurut dia, literasi keuangan merupakan pengetahuan penting yang perlu dikenalkan kepada murid sejak dini karena berkaitan langsung dengan kebiasaan mereka dalam menggunakan uang sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN UMLA Kelompok 20. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena mereka bisa belajar bagaimana menggunakan uang dengan bijak sejak usia dini,” ujar Anis.
Ia juga menilai penyampaian materi yang dikemas secara sederhana dan menyenangkan membuat murid lebih mudah memahami materi yang diberikan.
“Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan. Materinya juga disampaikan dengan cara yang mudah dipahami sehingga mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga bisa ikut menjawab dan memberikan contoh dari pengalaman mereka sendiri,” tambahnya.
Anis berharap edukasi tersebut dapat memberikan dampak positif dan diterapkan murid dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, setelah mendapatkan edukasi ini, anak-anak bisa mulai membiasakan menabung, membedakan mana kebutuhan dan keinginan, serta lebih bijak dalam menggunakan uang saku,” tuturnya.
Dorong Kebiasaan Menabung Sejak Dini
Penanggung Jawab Program Kerja Bidang Ekonomi KKN UMLA Kelompok 20, Putri Jukhfiyah, mengatakan edukasi tersebut merupakan bentuk kolaborasi bidang Pendidikan dan Ekonomi untuk memberikan pemahaman mengenai keuangan kepada murid sejak usia dini.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari proker bidang Pendidikan dan Ekonomi. Kami ingin mengenalkan literasi keuangan kepada anak-anak dengan cara yang sederhana dan menyenangkan sehingga mereka bisa mulai belajar mengelola uang sejak dini,” ujarnya.
Putri menjelaskan bahwa pemberian celengan merupakan bagian dari aksi nyata program tersebut.
“Kami tidak ingin kegiatan ini hanya berhenti pada penyampaian materi. Karena itu, kami memberikan celengan kepada setiap murid sebagai bentuk aksi nyata agar mereka bisa langsung mempraktikkan kebiasaan menabung,” jelasnya.
Putri berharap celengan tersebut dapat menjadi pengingat bagi murid untuk terus menerapkan kebiasaan menabung.
“Kami berharap anak-anak mulai terbiasa menyisihkan uang sakunya dan memasukkannya ke celengan. Semoga kebiasaan kecil ini bisa terus dilakukan dan menjadi bekal yang baik bagi mereka di masa depan,” tambahnya.
Bekal Finansial untuk Masa Depan
Literasi keuangan sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah awal untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak.
KKN UMLA Kelompok 20 berharap edukasi yang diberikan di MI Muhammadiyah 13 Brengkok dapat memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat bagi kehidupan murid.
Melalui kolaborasi bidang Pendidikan dan Ekonomi, KKN UMLA Kelompok 20 berupaya memadukan edukasi dengan aksi nyata. Pemberian celengan kepada setiap murid menjadi salah satu bentuk tindak lanjut agar pengetahuan yang diberikan dapat langsung dipraktikkan.
Dengan mengenalkan kebiasaan menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan uang secara bijak, murid diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. (*)
Penulis : Vina Indriani | Editor : Fathan Faris Saputro