MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Labuhan berhasil menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung meriah. Kegiatan ini dilakukan di tiga titik tempat, yaitu komplek masjid jami’ darussalam, komplek masjid al-falah, dan komplek musholla Muhammadiyah. Total terdapat 6 sapi yang disembelih pada hari kedua, Kamis (29/6/2023). sementara pada hari pertama, Rabu (28/6/2023), terdapat 14 sapi dan 42 domba atau kambing.
Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Labuhan bagian kader, Kuwadi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap jamaah dan pemuda Muhammadiyah yang telah berperan aktif dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban ini. Semarak kebersamaan yang terjalin menjadi motivasi yang kuat dalam menggerakkan kegiatan organisasi ke arah yang lebih baik di masa depan.
Roqieb Dody Setiawan, bagian dikdasmen Pimpinan Ranting Muhammadiyah Labuhan, berharap agar semangat kebersamaan seperti yang terlihat dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban ini tetap terjaga dengan baik dalam kegiatan persyarikatan lainnya. Keterlibatan jamaah, pemuda, dan Ibu-ibu ‘Aisyiyah diharapkan dapat terus memperkuat hubungan dan saling mendukung di dalam organisasi.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terasa dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban ini juga berdampak positif terhadap kelancaran prosesnya. Pembagian tugas kepanitiaan, seperti pendataan pengurban, pendataan penerima hewan kurban, rekrutmen tenaga penyembelihan, serta kelengkapan sarana dan prasarana, termasuk konsumsi kepanitiaan, dapat dilakukan dengan mudah dan efisien. Hal ini tak lepas dari kerjasama dan kebersamaan semua pihak yang terlibat.
Diharapkan semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban ini dapat terus diterapkan dan menjadi modal berharga dalam menjalankan kegiatan-kegiatan persyarikatan yang lain. Kebersamaan merupakan kunci utama dalam mencapai kesuksesan dan keberlanjutan organisasi yang lebih baik di masa mendatang.
“Penyembelihan hewan kurban merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan oleh umat Muslim sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT dan untuk berbagi rezeki dengan sesama. Dengan semaraknya kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebaikan dan ukhuwah Islamiyah dapat semakin terjalin kuat dalam masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.