MuhammadiyahLamongan.com- Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Lamongan sukses menyelenggarakan Sarasehan Guru Muhammadiyah yang diikuti oleh guru-guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan mulai dari tingkat dasar hingga tingkat menengah atas.
Kegiatan sarasehan guru Muhammadiyah ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) lantai 10, pada Senin (15/12/2025). Diikuti oleh 650 guru Muhammadiyah seKabupaten Lamongan.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan, melainkan juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting di dunia pendidikan Muhammadiyah, yakni Sutomo, M.Ag selaku Ketua FGM Pusat, Isa Iskandar, S.Si, M.Pd, selaku Ketua FGM Jawa Timur, dan Prof. Dr. Khozin, M.Pd selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, serta jajaran PDM dan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan.
Ketua FGM Kabupaten Lamongan, Nurul Huda, S.Ag, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada para narasumber sarasehan, dan para peserta oleh guru-guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan.
Ia juga mengungkapkan rasa bangga dan sangat senang kepada guru-guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan, atas antusiasnya mengikuti sarasehan ini. Sehingga jumlah peserta yang semula mentargetkan hanya 500 peserta, membludak menjadi 650 peserta.
“Kami merasa bangga kepada para guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan”, Ujarnya.
Selanjutnya ia juga menyampaikan permintaan khusus kepada Bapak Sutomo, M.Ag selaku Ketua FGM Pusat, agar program pelatihan untuk guru dari Pimpinan Pusat dapat diselenggarakan di Lamongan, dan akan dilaksanakan di Dome UMLA.
“Kami meminta agar Ketua FGM Pusat, memberikan program pelatihan guru Muhammadiyah dilaksanakan di Lamongan”, Harap Nurul Huda.
Ketua FGM Kabupaten Lamongan dengan suara yang tegas dan jelas, menjelaskan akan program FGM Kabupaten Lamongan ke depan akan dibagi tiga zona yakni FGM zona selatan, tengah dan Utara. Tidak hanya itu saja, Nurul Huda juga akan membagi Forum Guru Muhammadiyah sesuai dengan tingkat satuan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas.
“Kami akan membagi FGM Kabupaten Lamongan menjadi 3 zona dan sesuai dengan tingkat satuan pendidikan masing-masing”, Tuturnya.
Melalui sarasehan guru Muhammadiyah ini, menunjukkan komitmen bersama dengan FGM untuk terus meningkatkan kompetensi guru Muhammadiyah ke depan, karena guru sebagai pilar utama dalam melahirkan pendidikan yang berkualitas.
Penulis: Wasis Budiono, Editor: Ma’in
