muhammadiyahlamonga- Budaya gemar membaca dan menulis sebuah aksara sangat penting bagi modal peserta didik untuk menjadi generasi yang berpengetahuan luas.

Hal tersebut dikatakan Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 13 Solokuro,  Ach. Amrozi, saat sambutan pada Darul Arqam di MTs Muhammadiyah 13 Solokuro, Rabu (29/5) pagi.

“Selain itu, budaya membaca juga tidak akan mudah menerima berita hoak atau berita bohong” jelas Ach Amrozi di hadapan peserta Darul Arqam.

Baca Juga  Awas, Jangan Salah Niat

Dan, lanjutnya,  peserta Darul Arqam bisa tergugah hatinya untuk melek literasi dan menjadi generasi yang berakhlak ilmiah serta karimah.

Dalam Darul Arqam itu, diantaranya mendatangkan narasumber  Fathan Faris Saputro  seorang aktivis literasi Muhammadiyah Lamongan

Fathan Faris Saputro menjelaskan sebagai generasi muda Muhammadiyah harus mampu membiasakan diri untuk tidak menelan informasi yang masuk secara mentah. 

Baca Juga  Warga Muhmmadiyah Harus Jadi Pemilih Cerdas

“Sebagian di antara kita kerap kaget ketika merespons sebuah perbedaan pandangan. Hal ini dengan mudah kita temui di berbagai akun pribadi dan grup media sosial  yang ditinggali oleh para aktivis muhammadiyah, baik yang berada di facebook, twitter maupun WhatsApps” tutur Fathan Faris.

Maka, tegasnya, sebagai generasi muda harus memiliki atau kemampuan budaya membaca sehingga  bisa mencerna dan untuk tidak menelan informasi secara langsung tapi butuh klarifikasi yang tepat sebelum dibagikan ke orang lain.   (Faiz Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here