muhammadiyahlamongan-Ramadlan bulan mulia yang di dalamnya memiliki banyak keutamaan yang diberikan oleh Allah. Banyak kemuliaan dan keutamaan bagi ummat Islam yang mau beribadah dan berpuasa di bulan Ramadlan. Salah satunya adalah menuntut ilmu.

Dan di penghujung Bulan Ramadhan tahun ini, PC IPM Paciran menggelar Taruna Fortasi dan Karim (Kajian Rutin Ramadlan) di Gedung MI Muhammadiyah 02 Pondok Modern Paciran.

“Maka dengan memperhatikan kesempatan istimewa tersebut, PC IPM Paciran mengadakan agenda Taruna Fortasi dan Karim (Kajian Rutin Ramadlan). Menuntut ilmu di bulan Ramadlan adalah salah satu keuntungan tersendiri, ilmu bisa di dapatkan pahala juga sekaligus di dapatkan” kata Ketua Umum PC IPM Paciran,  Muhammad Lutfi, kemarin.

Menurutnya, Taruna Fortasi digelar sebagai bekal bagi para pelajar untuk menyambut calon siswa/siswi baru di tahun ajaran baru nantinya. PC IPM Paciran menekankan kepada pembentukan fasilitator yang baik.

“Agar nantinya para peserta dapat faham dengan konsep dan agenda fortasi di setiap rantingnya” ungkap Muhammad Lutfi.

Baca Juga  Ini Hal-hal yang Harus Dijauhi Selama Berpuasa

Diantara materi yang disampaikan ke peserta di Fortasi tersebut adalah cara menjadi fasilitator yang baik, panduan membuat event, materi tentang SPI, dan tentang Ke-IPMan. Mekipun peserta dalam keadaan berpuasa, peserta tetap berusaha untuk mengikuti agenda kegiatan sampai usai.

Sebagai upaya agar peserta tidak jenuh di dalam ruang untuk mengikuti materi, peserta  diajak berjalan-jalan menikmati udara pagi di pesisir pantai, tepatnya di Pantai Gerong. Disana mereka diajak oleh panitia untuk bermain game, berfoto bersama, bergurau, dan sebagainya.

“Diharapkan agar peserta dapat bersemangat kembali dan lupa akan rasa laparnya” jelasnya.

Hal yang menjadi keistimewaan ketika mengadakan agenda IPM di bulan Ramadlan adalah, bisa sahur dan berbuka bersama tanpa takut berujung wacana semata.

Ini dibuktikan oleh PC IPM Paciran, mereka mengadakan sahur bersama dan buka bersama dengan para peserta. Suasana kebersamaan juga begitu terasa ketika tarawih diadakan bersama dan di imami langsung oleh peserta yang sudah di pilih secara bersama, sebelumnya.

Baca Juga  SSB HW Babat Harus Puas jadi Runner Up Kejuaraan Sekolah Sepak Bola Jatim

Dan di penghujung acara, PC IPM Paciran mengadakan Karim (Kajian Rutin Ramadlan) yang didalamnya berisi kajian mengenai akhlaq dan sosial media, santunan kepada anak yatim dan bagi-bagi ta’jil kepada para musafir.

Kajian dalam kegiatan Karim membahas tentang “Aku Tidak Sebaik Postingaku”. Hal ini ditujukan sebagai evaluasi kepada para pelajar agar bukan hanya sosial medianya saja yang menyampaikan kebaikan, tapi begitu juga dengan dirinya pribadi.

Di sisi lain,  saat kajian berlangsung, di lain tempat PC IPM Paciran menggelar bagi-bagi ta’jil di samping jalan raya Daendles Paciran. Sejumlah panitia memberi sedikit makanan ringan kepada para musafir agar dapat menyegerakan buka puasanya ketika nanti berada dalam perjalanan. Meskipun kegiatan ini di langsungkan di samping jalan raya, kegiatan ini tidak mengganggu ketertiban berkendara.

“Selain itu  PC IPM Paciran juga  memberikan santunan kepada total 15 anak yatim yang diundang. Santunan berupa bahan-bahan pokok dan sekolah. Bekerja sama dengan Lazismu Lamongan” papar Muhammad Lutfi.

Setelah kegiatan Karim selesai, panitia dan para peserta juga para anak yatim mengadakan buka bersama. Kemudian dilanjutkan sholat maghrib berjamaah dan di lanjut tarawih bersama. Selanjutnya acara Taruna Fortasi di tutup setelah tarawih telah dilaksanakan. (IPM Paciran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here