Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Buku Bahan Ceramah Mubaligh Muhammadiyah Lamongan Diluncurkan

 

Muhammadiyahlamongan-Rihlah Kader Muda Muballigh Muhammadiyah (RKM3) tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Selain pelepasan peserta, moment itu juga dimanfaatkan untuk peluncuran buku ceramah dan kultum bagi Muballigh Muhammadiyah.

Acara peluncuran ini dihadiri 200 peserta yang terdiri dari peserta RKM3, perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang membidangi dakwah, majelis Tabligh PCM dan anggota majelis Tabligh PDM Lamongan.

“Kami sangat mengpresiasi upaya dari Majelis Tabligh yang menerbitkan buku ini”, kata Ghufron Hambali, yang hadir untuk memberikan pengarahan.

Wakil sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) ini berharap agar setelah ini disusul buku-buku yang lain.

Pria yang tinggal di Lamongan ini berpesan agar muballigh selalu memperkaya pengetahuan agama termasuk pemahaman sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, ketua Majelis Tabligh PDM Lamongan, Masroin menuturkan bahwa hadirnya buku yang berjudul Penyejuk Qolbu sebagai bentuk tanggungjawab tabligh menanamkan budaya berkarya.

“Selain piawai dalam berpidato muballigh harus melatih diri untuk meninggalkan tulisan agar senantiasa dikenang,” pesannya dengan suara membahana di aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan ini.

Pria yang juga wakil ketua PCM Laren ini juga mewanti-wanti agar pimpinan dan Muballigh gemar membaca buku.

Sekretaris Majelis Tabligh, Mohamad Su’ud, yang juga penyunting buku ini memaparkan bahwa isi dalam buku ini adalah kumpulan tulisan yang tersebar di group media sosial.

“Agar lebih bermanfaat kepada ummat maka atas saran dan kesepakatan teman-teman majelis Tabligh, akhirnya kami mengumpulkannya dan menyunting sesuai kebutuhan. Tentu saja kami masih melakukan seleksi dan pentashihan, ” kata pria yang produktif menulis ini.

Selain itu, dalam buku tersebut juga berisi tulisan tentang kemasjidan untuk mengingatkan terus gerakan Memakmurkan Masjid Muhammadiyah yang digagas 6 bulan yang lalu.

“Semoga buku sederhana ini mampu menjawab kegelisahan beberapa mubaligh akan hadirnya buku panduan kultum dan ceramah,” harapnya lebih lanjut (Majelis Tabligh)

 

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Dr. Muhajir Efendi: Muhammadiyah Perlu Memperbanyak Follower

Next Post

Dasar Kewajiban Puasa Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share