Redaksi MuhammadiyahLamongan.com hadir di tengah derasnya arus informasi dari media pemberitaan online. Dan menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Daging Qurban, Senyum untuk non Muslim

1 min read

Daging Qurban,  Senyum untuk non Muslim

muhammadiyahlamongan-Seorang aktifis dakwah, pantang untuk memilih dan memilah medan dakwah. Seberat apapun rintangan, harus siap lahir dan batin. Selain kuat mental, seorang pemimpin Muhammadiyah dituntut berkreatifitas, agar pesan dakwah kepada sasaran tidak kering dan kaku.

Seperti itulah yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bluluk, Daerah lamongan, Jawa Timur, ketika berdakwah di arena lintas agama.

“Luwes dalam bertindak, tegas dalam memegang prinsip,” begitu prinsip yang dipegang oleh Sugianto, ketua PCM Bluluk.

Sugianto bersama istri, Diana Mufidati, biasa dipanggil Mbak Dian, tidak segan-segan membangun kerjasama dengan pihak di luar Persyarikatan Muhammadiyah untuk menguatkan dan membentengi aqidah ummat dari misionaris di wilayah Kecamatan Bluluk, lebih khusus di Desa Songowareng, tempat tinggal pasangan suami istri ini.

Moment hari raya Iedul Adha tahun ini tidak disia-siakan  oleh Muhammadiyah Cabang Bluluk. Ketika ada tawaran hewan qurban dari Komunitas Muslimah-Muslim Milioner (Komunitas MK), perwakilan Lamongan, langsung disambutnya dengan gembira.

Melalui ketua Komunitas MM, Sofyan Soleh didampingi  AR Nofaldi, diserahterimakan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

“Pembagian daging qurban diharapkan bisa merata dan bermanfa’at untuk masyarakat yang benar-benar jarang menikmati  daging,”  pesan Sofyan Soleh.

Didampingi sang istri dan beberapa pimpinan cabang yang lain, Sugianto merasa terharus, karena semestinya tahun ini tidak ada hewan qurban yang disembelih.

“Kami sangat berterimakasih atas kepedulian Komunitas MM untuk memupuk semangat jama’ah dalam syiar dakwah Islam di tengah komunitas muslim sekitar Gereja,” tutur pria yang juga tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Bluluk ini.

Sebanyak 300 penerima ikut merasakan empati dari sinergi gerakan dakwah ini. “Kulo remen sanget, awes-awes nedo daging mas (Saya sangat senang sekali, jarang-jarang Saya makan daging sapi, mas, red)” ujar Mbah Kasmirah ketika menerima bingkisan dari para Remaja Muhammadiyah yang juga ikut terlibat aktif dalam distribusi.

Mbak Diana yang ikut mendampingi suami selama 15 tahun ini, menyampaikan bahwa penyebaran daging ada di lima titik, yaitu : Songowareng, Cangkring, Bronjong, Bluluk dan Kuwurejo.

“Kami bergerak bersama kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah, kami prihatin  melihat saudara saudara kita dengan rumah sederhana dan kehidupan seadanya,’ ungkap mantan Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Lamongan ini.

Mbak Diana yang sekaligus sebagai ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Bluluk sering kali melakukan perjalanan  baik secara organisasi maupun individu, dari sini Mbak Diana memahami dan menyadari bahwa proses dakwah di Cabang Bluluk masih panjang.

“Kami kekurangan kader.  Sedangkan untuk “mengelola” area dakwah yang luas dan terjal ini Kami terus membutuhkan enerji,” pesannya.

Komunitas Pengusaha Muslim, berdiri sejak 7 tahun yang lalu berpusat di Jakarta. Iedul Adha tahun ini menebar Hewan korban serentak di Indonesia di 35 kota.(Kontributor Mohamad Su’ud)

Redaksi MuhammadiyahLamongan.com hadir di tengah derasnya arus informasi dari media pemberitaan online. Dan menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *