Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Dzikir Konkrit Muhammadiyah Dengan Membangun Bidang Kesehatan, Pendidikan Dan Ekonomi

MuhammadiyahLamongan.com – Ajang silaturrahim yang diselenggarakan oleh PRM. Payaman dengan mendatangkan para petinggi persyarikatan Muhammadiyah, di hadiri oleh ribuan warga di  Komplek Perguruan Muhammadiyah Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupatan Lamongan, Rabu (13/7) siang.

Tak dapat di pungkiri, peran kader Muhammadiyah Lamongan terutama dari Desa Payaman, Solokuro memang sangat membantu dalam penyebaran Muhammadiyah di beberapa wilayah bahkan ke mancanegara.

“Di Malaysia Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah hampir sembilan puluh persen dipelopori dari Lamongan. Maka dari itu ideologi Muhammadiyah harus mendunia, ” ujar ketua PWM Jawa Timur
Prof. Dr. KH. Saad Ibrahim, MA.

Di tambahkan, DR. Saad Ibrahim, perkembangan dan penyebaran Muhammadiyah sendiri tak bisa dipisahkan dari berdirinya AUM.

Saad Ibrahim mengutip kalimat yang pernah di sampaikan oleh KH.Hazim muzadi, kalau ada tiga orang Muhammadiyah bermusyawara maka tiga bulan akan mendirikan TK ‘Aisyiyah, tambahnya

“Muhammadiyah membangun di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi ini juga menjadi dzikir yang pasti dan kongrit,” tegas DR. Saad.

Bahkan dalam kesempatan tersebut Saad berharap orang Lamongan mampu menguasai dunia dengan mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah. Menurutnya, Islam membangun konsep keumatan yang berkemajuan seperti zaman keemasannya dulu, sehingga Islam menjadi rahmatan lil alamin.

Sementara, ketua PP. Muhammadiyah
Dr. Haedar Nashir, M.Si. yang juga hadir dalam acara tersebut menambahkan, untuk mencapai kehidupan bangsa Indonesia yang berkemajuan. Maka harus ditanamkan akhlak karimah dan birrul walidain agar tidak ada kerusakan moral.

“Kerusakan budaya karena arus globalisasi harus menjadi tanggungjawab kita bersama. Gerakan pencerahan itu sederhana dimulai tajrid ‘Minadzulumati Ilan Nur’ (Dari Kegelapan Menuju Cahaya),” terangnya tegasnya.

Peradaban islam di mulai dari iqro’ (membaca). Bangsa ini maju jika umatnya terdidik maka gerakan ilmu harus menjadi gerakan, tetapi itu tidak mudah,” lanjutnya.

Haedar berharap momentum kajian yang bertepatan dengan bulan Syawal di jadikan sebagai hari berburu menjadi gerakan berkemajuan, sehingga memperoleh manfaat.

Selesai acara, DR. Haedar Nashir dan DR Saad Ibrahim, di dampingi beberapa Pimpinan Muhamadiyah lainnya dan pejabat yang hadir langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Ranting Payaman. (Rusli/red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Bupati Lamongan Kagum Kiprah Kader Muhammadiyah Dari Payaman

Next Post

Di Hadapan Ribuan Warga Solokuro, Ketum PP Aisyiyah Serukan Gerakan Nasional Cinta Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share