Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Gebyar Seni Peserta Jampanal Buat Penonton Kagum

MuhammadiyahLamongan.com – Gebyar seni dari berbagai qobilah yang ikut Jambore Prestasi Pandu Pengenal (Jampanal) 2023. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Mojorejo Desa Mojorejo Kecamatan Modo selama tiga hari, mulai Jumat (24/2/2023) dan berakhir Ahad (26/2/2023) memikat penonton dan warga sekitar yang melihatnya.

Sambil duduk lesehan di atas tanah, para penonton dibuat kagum. Beberapa kali para penonton tampak mengambil gambar menggunakan kamera telepon genggam untuk dokumentasi.

Gebyar seni itu, tidak hanya untuk menghibur peserta Jampanal dan warga sekitar yang menonton semata, melainkan juga ditampilkan dan dinilai oleh juri dari pimpinan harian Kwarda HW Lamongan. Gebyar Seni ini adalah salah satu kategori awarding bukan perlombaan, jelas Aminulloh Fatkhur Roziqi selaku Wakil Ketua Kwarda yang bertanggungjawab tentang Gebyar Seni ini.

Sementara anggota publikasi Ian Pasha menyampaikan “Meriah dan penampilannya bagus. Bisa menyaksikan gebyar seni,” ungkapnya disela-sela Gebyar Seni Jampanal.

Hal senada diapresiasi oleh panitia Jampanal M Muchsin, menurutnya, peserta Jampanal tidak hanya terampil dalam hal ke-HW an saja, melainkan juga berbakat di berbagai bidang.

“Adik-adik peserta Jampanal ini memang pilihan. Tidak hanya terampil dalam ilmu dan praktik ke-HW an saja, tetapi juga berbakat di bidang lain, seperti seni tari. Bagus dan ikut bangga melihat generasi milenial yang cinta seni budaya daerah,” ujar M Muchsin.

Berbagai tari kreasi ditampilkan berkelompok menggunakan kostum, atribut dan aksesoris sesuai judul dan karakter di panggung pertunjukan yang telah disiapkan oleh panitia.

Menurutnya, penggunaan istilah jambore yaitu bertemunya semua potensi dan prestasi dari anak-anak pandu, sehingga gebyar seni adalah bertemunya semua seni dari tempat tinggal atau tempat berasal anak-anak pandu dari berbagai daerah di Kabupaten Lamongan. Maka akan tampak penampilan yang beragam dan tentunya penuh kreatifitas dari masing-masing qobilah.

Sekadar diketahui, agenda ini dalam rangka menyemarakkan Musyda ke-12 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan yang mengambil tema Membumikan Islam Berkemajuan Menuju Kejayaan Lamongan. (Fathan Faris Saputro)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Ini Filosofi Pemenang Lomba Desain Logo Musyda Aisyiyah XII Lamongan

Next Post

Asah Kemampuan Peserta, Digelar Olimpiade Hizbul Wathan di Jampanal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share