MuhammadiyahLamongan.com -Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Al-Mizan Putri Lamongan menggelar seminar teknologi informasi pada Ahad (19/4/2026) di Aula Asrama Putri Kampus 1.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Fathan Faris Saputro, M.Pd, yang merupakan Koordinator Divisi Pustaka dan Informasi Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan.
Melalui pemaparan bertajuk âUnlocking Your Potential: Tetap Relevan dan Berdaya Saing di Era AIâ, Faris menegaskan bahwa AI tidak hanya menghadirkan ancaman, tetapi juga membuka peluang besar bagi mereka yang siap beradaptasi.
âAI bukan untuk ditakuti, tetapi dimanfaatkan. Siapa yang siap belajar, dia yang akan unggul,â ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini AI telah digunakan secara luas di berbagai sektor, seperti industri otomotif, kesehatan, bisnis, hingga pendidikan. Teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi kerja, mengotomatisasi proses, hingga membantu analisis data dalam skala besar.
Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama agar tetap relevan di tengah perubahan.
Ia pun menekankan pentingnya mengenali potensi diri sebagai langkah awal menghadapi era AI. Dengan memahami kekuatan, minat, dan tujuan hidup, seseorang dapat lebih terarah dalam mengembangkan kapasitasnya.
Selain itu, sejumlah keterampilan dinilai penting untuk dikuasai, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta literasi digital.
âKeterampilan ini yang akan membuat kita mampu beradaptasi dengan perubahan,â tambahnya.
Faris juga mendorong pelajar untuk mulai membangun kebiasaan belajar yang konsisten, seperti mempelajari hal baru setiap hari, mencoba keterampilan baru, hingga menghasilkan karya secara berkala.
Menurutnya, AI dapat menjadi alat yang mempercepat proses belajar selama digunakan secara bijak.
Di akhir sesi, ia menyampaikan pesan bahwa perkembangan teknologi tidak bisa dihindari, namun cara manusia meresponsnya menjadi penentu
Penulis Wahid Editor Lim