Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Kader IPM Itu Bebas Narkoba

Ipm bebas narkobaMuhammadiyahLamongan.com – Kader IPM jangan sampai terjerat dalam penggunaan narkoba dan pergaulan sex bebas dan,  karena dua hal itu berdampak sistemik terhadap moral generasi pelajar. Demikian di sampaikan  Habib Nasrudin,Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Lamongan saat Konferensi Pimpinan Ranting (Konpiran)Ikatan Pelajar Muhammadiyah  Cabang Sugio di SMP Muhammadiyah 9 Sugio, kecamatan Sugio Lamongan Minggu (22/5) .

Menurut Habib Nasrudin, penggunaan narkoba dan  pergaulan sex bebas menyebabkan  kedaruratan bangsa. Maka sebagai generasi muda, seluruh kader IPM memiliki kewajiban untuk mencegah agar kedarurat bangsa terebut tidak terjadi.

“ Kader IPM harus menjadi pelopor mengkampayekan bahaya pergaulan sex bebas dan penggunakan narkoba di lingkungan sekitarnya,  baik di sekolah maupun di keluarga. Kalau ada yg menjumpai sedang menggunakan narkoba segera advokasi dan laporkan ke pihak berwajib” terang Habib, panggilan akrab Habib Nasrudin.

Salah satu solusi untuk menghindari dua perbuatan yang membuat masa rusak tersebut adalah aktif  dalam organisasi IPM.  Karena di IPM salah satu wadah kegiatan positif bagi kalangan pelajar, jelas Habib Nasrudin dihadapan peserta Konpiran IPM Cabang Sugio.

Ipmawati Tri Mei Lisnawati, Ketua IPM Sugio mengatakan kegiatan Konpiran sebagai evaluasi organisasi yang telah berjalan setengah periode. “Setengah periode ini memang kita banyak kekurangan. Tapi sebaik-baik manusia adalah manusia yang mau memperbaiki diri”. Ungkap Ipmawati Tri Mei Lisnawati.

Secara keseluruhan perserta konpiran bertema Bersatu Berpadu Wujudkan Pelajar Berkemajuan tersebut sebanyak 70 peserta. Meraka berasal dari Pimpinan Ranting IPM se-cabang Sugio yang terdiri dari 19 raning desa dan 2 ranting sekolah. Saat pembukaan acara yang digelar di di SMP Muhammadiyah 9 Sugio itu juga  dihadiri Drs. H. Sulmanan, ketua Pimpinan Cabang Muhammadiayh (PCM) Sugio (red/rusli)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Guru Paud Harus Paham Teknologi

Next Post

Drs. H.Mustofa Nur, MM : Pendidik Muhammadiyah Harus Cerdas Dan Profesional

Read next
0
Share