Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Kader-kader Nasyiatul Aisyiyah Lamongan Harus Eksis di Ruang Publik

MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan telah sukses menyelenggarakan acara Seminar Politik (Sempol) bertajuk “Saatnya Perempuan Melek Politik”. Bertempat di Auditorium Budi Utomo Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) pada hari Ahad, (24/12/2023).

Bu Yulianti selaku Bawaslu Kabupaten Lamongan, sebagai pemateri pertama, menyoroti “Keterwakilan Perempuan dalam Sistem Politik”. Ia menekankan bahwa eksistensi perempuan dalam ranah politik masih belum sepenuhnya diakui, terutama di ruang legislatif. Menurutnya, perempuan harus memiliki peran yang lebih aktif dan lebih baik di ruang politik.

Dalam paparannya, Ibu Yulianti menegaskan lima poin pentingnya keterwakilan perempuan dalam sistem politik. Diantaranya, memberikan berbagai sudut pandang dalam pengambilan keputusan, menghimpun aspirasi masyarakat, menciptakan wadah perempuan di ruang publik, meningkatkan legitimasi dan pengetahuan perempuan, serta menciptakan keseimbangan antara perempuan dan laki-laki dalam keputusan politik.

Namun, Ibu Yulianti juga menghadirkan realitas tantangan yang dihadapi perempuan dalam ruang politik. Berdasarkan pengalamannya, faktor sosial dan psikologis menjadi penghambat utama. Ia berharap agar perempuan, terutama kader-kader PDNA, dapat lebih percaya diri dan melepaskan diri dari zona nyaman. Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi kendala, mengingat kegiatan politik memerlukan dana yang tidak sedikit. Ibu Yulianti mendorong perempuan agar tetap berdaya dan independen dengan memegang teguh prinsip Islam.

Seminar ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam mendorong eksistensi kader-kader Nasyiatul Aisyiyah Lamongan di ruang publik, khususnya dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang. (*)

Reporter Alifatus Zahroh. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Strategi SWA Kembangkan Ekosistem Kewirausahaan

Next Post

Pembukaan Musycab Ke-7 PCPM Pucuk: Harmoni untuk Kemajuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share