Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Kajian Tarjih PCM Brondong: Upaya Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Warga Persyarikatan

MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong menyelenggarakan kajian tarjih dan buka bersama yang merupakan hasil kerjasama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sedayulawas. Acara berlangsung dengan khidmat di Masjid At-Taqwa pada hari Sabtu (16/3/2024).

Dalam sambutannya, Ketua PCM Brondong, Drs Mat Iskan, menyoroti pentingnya totalitas dalam mengelola persyarikatan dan AUM sebagai sarana pengabdian. Dia juga mengajak semua pimpinan dan warga persyarikatan untuk mengikuti kajian tarjih yang diadakan PCM. Poin terakhir yang disampaikan adalah upaya meningkatkan pemahaman keagamaan warga persyarikatan melalui kajian tarjih Muhammadiyah.

Penceramah kajian tarjih, H. Abdul Basith, MA, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PDM Pasuruan, menjelaskan seputar keputusan tarjih yang terdapat dalam buku jilid ke-3 Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada seluruh jamaah yang hadir.

Dengan gamblang dan jelas, beliau menjelaskan kepada seluruh peserta kajian tentang salat, zakat, wakaf sesuai dengan yang tertera dalam buku HPT Muhammadiyah dan kalender hijriyah global. Beliau berharap agar kajian tarjih ini dapat membantu para pimpinan dan warga persyarikatan Muhammadiyah untuk melaksanakan dan mengamalkan hasil keputusan tarjih dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, beliau juga mengungkapkan harapannya agar para pimpinan persyarikatan memiliki buku HPT sebagai referensi utama dalam pelaksanaan ajaran agama dan menghindari beragam pemahaman yang mungkin timbul di dalam tubuh pimpinan persyarikatan.

Kegiatan kajian tarjih PCM Brondong ini dihadiri oleh unsur pimpinan Muhammadiyah Cabang Brondong, unsur pembantu dan majelis, utusan PRM se-Cabang Brondong, jamaah Masjid At-Taqwa Sedayulawas, dan para santri Pondok Pesantren Al-Manar Muhammadiyah. (*)

Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Bidang Tabligh IMM Ibnu Taimiyah Mengadakan Pelatihan Khatib dan Imam

Next Post

Darul Arqom Ceria MIM 16 Karangasem: Membentuk Siswa Berkarakter dan Berilmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share