Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Karnaval, MIM 2 Solokuro Suguhkan Tampilan Bertema Profesi

58 sec read

muhammadiyahlamongan.com-Dalam rangka rangkaian memperingatti Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Pemerintahan Desa Solokuro Kecamatan Solokuro menggelar karnaval yang diikuti berbagai elemen di desa tersebut, termasuk  pihak  Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 02 Solokuro.

Dalam karnaval tersebut MIM 02 Solokuro diantaranya mengambil tema profesi atau pekerjaan, sehingga peserta  berpakaian yang menampilkan indentitas sebuah profesi.

“Tujuannya adalah agar siswa  mengenali bermacam-macam profesi atau pekerjaan. Misalnya sebagai petani, guru, pedagang, polisi, TNI, dokter serta pedagang asongan” kata Kepala MIM 2 Solokuro, Kholis Mahfud.

Menurut Mahfud, panggilan Kholis Mahfud, itu semua adalah untuk memberi wawasan bahwa  mengisi kemerdekaan dapat dilakukan di dalam berbagai profesi atau pekerjaan.

“Siswa dan masyarakat harus paham itu, bahkan sebagai pedagang asongan yang oleh sejumlah orang dianggap sebagai pekerjaan rendahan ternyata juga memiliki nilai yang luhur untuk mengisi kemerdekaan, yaitu mencari nafkah dengan cara halal” ungkap Mahfud yang memilih bertampilan sebagi asongan dalam Karnaval tersebut.

Mahfud juga berharap agar temu profesi dalam Karnaval tersebut mampu mendorong siswa dan masyarakat umum untuk menghargai semua profesi tanpa harus merendahkan yang lain.

“Intinya dalam mengisi kemerdekaan itu harus menciptakan hal-hal yang positif, termasuk memilih profesi atau pekerjaan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat, tentunya harus halal penghasilanya” ungkapnya.

Sementara itu salah satu siswa MIM 02 Solokuro, Syauqy Aufa Az Zauhari menyebutkan tema profesi ini sangat diapresiasi siswa, bahkan gurunya juga memberi contoh sendiri dengan tampil atau berpakaian sebagai pedagang asongan.

“Pak Guru juga mau berprofesi sebagai pedagang Asongan. Ini sangat bagus yang penting halal” Ujar syauqy aufa az zauhari.

Karnval dalam rangka rangkaian memperingatti Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 yang digelar  Pemerintahan Desa Solokuro tersebut dimulai dari alai desa kemudian melakukan arak-arakan sepanjang jalan desa setempat. (Fathan Faris Saputro)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *