MuhammadiyahLamongan.com – SMA Muhammadiyah 4 Lamongan (Fourmula) menggelar study tour ke Kraton Yogyakarta pada Kamis (20/11/2025) sebagai bagian dari program penguatan pendidikan budaya. Sebanyak 40 siswa mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan para guru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tur budaya di lingkungan Kraton. Para siswa diperkenalkan pada sejarah berdirinya Kraton Yogyakarta, nilai-nilai filosofis arsitektur Jawa, hingga berbagai koleksi pusaka kerajaan. Selama tur berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari pemandu Kraton sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan mudah dipahami.
Pemandu tersebut menjelaskan bahwa Sri Sultan Hamengkubuwono VIII melakukan banyak renovasi bangunan Kraton, seperti Bangsal Pagelaran, Tratag Siti Hinggil, Gerbang Danapratapa, dan Masjid Gedhe. Bangunan Kraton Yogyakarta yang terlihat saat ini merupakan hasil perombakan pada masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII.
Maslikhatin, selaku guru pendamping, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual bagi siswa. “Belajar langsung di tempat bersejarah membuat siswa lebih mudah memahami budaya dan sejarah. Pengalaman ini penting untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap warisan bangsa,” ujarnya.
M. Aril Nurdiansyah, siswa kelas XII, juga mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang karena bisa melihat langsung sejarah yang biasanya hanya ada di buku. Banyak hal baru yang saya pelajari di sini,” tuturnya.
Study tour ini diharapkan memberikan manfaat nyata dalam memperluas wawasan budaya siswa, memperkuat karakter, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya nasional. Pihak sekolah berencana melanjutkan program kunjungan edukatif serupa pada masa mendatang. (*)
Penulis Temon Bagus Hidayahtullah. Editor Fathan Faris Saputro.