MuhammadiyahLamongan.com – SMA Muhammadiyah 4 Lamongan (Fourmula) melakukan kunjungan industri ke Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta, pada Kamis (20/11/2025). Sebanyak 40 siswa mengikuti kegiatan edukatif ini untuk mengenal lebih dekat proses produksi gula dari hulu hingga hilir.
Setibanya di lokasi, siswa mendapatkan pemaparan mengenai alur kerja pabrik, mulai dari penerimaan dan penimbangan tebu, proses penggilingan untuk mengekstrak nira, hingga tahap pemurnian. Nira yang telah dimurnikan kemudian memasuki proses penguapan, pemekatan, dan kristalisasi hingga akhirnya membentuk butiran gula. Produk jadi kemudian melalui proses pengeringan, penyaringan, dan pengemasan sebelum siap dipasarkan.
Pihak pabrik juga menjelaskan siklus produksi tahunan. Musim giling atau masa produksi gula berlangsung antara Mei hingga Oktober atau November, saat tebu siap panen dan mesin beroperasi penuh. Di luar masa tersebut, pabrik fokus pada pemeliharaan mesin. Pemeliharaan terbagi menjadi dua jenis, yakni pemeliharaan selama musim giling berupa pemantauan harian serta perbaikan darurat, dan pemeliharaan di luar musim giling berupa pemeriksaan total atau overhaul. Kedua proses ini bertujuan menjaga mesin tetap dalam kondisi optimal dan meminimalkan waktu henti produksi.
Guru pendamping, Widya Saraswati, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang tidak bisa diperoleh hanya dari teori di kelas. “Melihat langsung proses produksi membuat siswa benar-benar memahami bagaimana industri bekerja. Penjelasan tentang musim giling dan perawatan mesin juga sangat membuka wawasan mereka,” ujarnya.
Salah satu peserta, Khumaira, siswa kelas X, juga membagikan kesan positif setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Prosesnya ternyata panjang dan detail. Saya jadi tahu bagaimana tebu bisa berubah menjadi gula yang kita konsumsi sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam mengenai industri pangan, mulai dari teknologi produksi, manajemen permesinan, hingga rantai pasok. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus menghadirkan kunjungan edukatif guna memperluas wawasan dan minat siswa terhadap dunia industri modern. (*)
Penulis Temon Bagus Hidayahtullah. Editor Fathan Faris Saputro.