MuhammadiyahLamongan.Com- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti mengadakan rapat perdana dengan Komisi X DPR RI di ruang rapat Komisi X DPR RI pada Rabu (6/11/2024).
Dalam kepemimpinan Prof. Abdul Mu’thi di Kemendikdasmen, beliau membuat taqline Kemendikdasmen “Mencerdaskan dan Memajukan Bangsa”. Dalam merealisasikan taqline tersebut, Kemendikdasmen akan melaksanakan Pendidikan Bermutu dan Pendidikan untuk Semua.
Pendidikan Bermutu:
1. Sarana prasarana memadahi
2. Pendidik dan tenaga kependidikan kompeten dan sejahtera
3. Lingkungan sosial-budaya mendukung
4. Pembelajaran adaptif dan bermakna
Pendidikan untuk Semua:
1. Ketersediaan layanan merata
2. Pembiayaan pendidikan afirmatif
3. Layanan pendidikan inklusif
4. Pengembangan talenta unggul
Kemudian Prof. Abdul Mu’ti menyampaikan paparan mengenai program prioritas Kemendikdasmen. Pada awal kepemimpinannya, ada enam program prioritas yang diusung:
Penguatan Pendidikan Karakter:
1. Pelatihan bimbingan konseling dan pendidikan nilai untuk guru kelas
2. Peningkatan kompetensi guru BK dan guru Agama
3. Penanaman karakter 7 Kebiasaan Anak Indonesia
4. Pengangkatan guru BK
5. Makan siang bergizi
Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan:
1. Afirmasi pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat: Rumah Belajar, PAUD, Pendidikan Jarak Jauh
2. Memfasilitasi Relawan Mengajar
Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru:
1. Penguatan kualifikasi D4/S1
2. Pelatihan kompetensi guru
3. Peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi
Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi, dan Sains Teknologi:
1. Pendidikan matematika, sains, teknologi sejak usia dini
2. Pendirian sekolah unggul dan pengembangan sekolah unggul
3. Penguatan pendidikan vokasi, kejujuran dan pelatihan
Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan:
1. Renovasi Sekolah
Pengembangan Bahasa dan Sastra:
1. Pemartabatan bahasa Negara
2. Perlindungan bahasa daerah
3. Penginternasionalan bahasa Indonesia
4. Peningkatan literasi
Selebihnya Prof. Mu’thi memaparkan ada 3 aspek strategi kebijakan partisipasi masyarakat, yang akan dijalankan oleh Kemendikdasmen:
Kebaruan:
1. Mewadahi gagasan
2. Mempromosikan praktik baik
3. Mengutamakan relevansi
Kemitraan:
1. Dunia usaha atau industri
2. Pemerintahan yakni Eksekutif, Legislatif, Yudikatif mulai dari Pusat sampai Desa
3. Mitra pembangunan
4. Masyarakat yakni orang tua dan ormas penyelenggara pendidikan
Keadilan:
1. Pembiayaan adil
2. Sarana dan prasarana setara
3. Tata kelola SDM berkualitas
Penulis: Marmulik, Editor: Ma’in