muballigh

MuhammadiyahLamongan.com – “Bergerak cepat bukan berarti sembrono. Cepat pertanda mobilitas tinggi. Enerjik tidak boleh meninggalkan kehati-hatian”, demikian pesan Ghufron, Wakil sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan.

Dalam acara Pelatihan Manajemen Masjid dan Tour Dakwah, 13/1/2018, yang berlangsung di Aula PP Muhammadiyah Yogyakarta, Ghufron juga menguraikan bahwa tugas dan tanggungjawab Mubaligh itu cukup berat, untuk itu dibutuhkan stamina yang prima. Permasalahan dan kebutuhan ummat terus meningkat dan berubah, tentu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas diri. Terkadang tantangan yang ada lebih besar daripada kesiapan mubaligh. Inilah yang harus diantisipasi.

Baca Juga  Gerakan Sadar Ekologi Dan Literasi, IPM  Aksi Tanam 1000 Pohon

Sesi kedua yang berlangsung di masjid PP Muhammadiyah ini, mantan sekretaris Majelis Tabligh PDM Lamongan ini menjelaskan sudah saatnya Majelis Tabligh menyegarkan kembali korps mubaligh yang sudah ada. “perlu regenerasi dan penyegaran. Jangan biarkan korps Mubaligh mati suri”, katanya.

Ghufron juga meminta agar setelah acara ini, segera bertindak cepat dan tidak lama-lama dalam istirahat, pintanya di hadapan 50 peserta.

Baca Juga  Tahfidz Al-Qur'an Tematik, Cara Mudah Paham Makna

Jangan kembali pulang, sebelum meraih kemenangan…!!. (mohamad Suud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here