Jajaran Kepengursan PK IMM Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan periode 2019/2020

muhammadiyahlamongan-Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM)  STIKES Muhammadiyah Lamongan Ganti Nama PK IMM Ibnu An Nafis.

Perubahan nama ini atas hasil Musyawarah Komisariat (Musykom) ke -X PK IMM STIKES Muhammadiyah Lamongan pada tanggal 13-14 Juli 2019 bertepatan dengan 10-11 Dhzulkijah 1440H yang digelar di Aula Universitas Muhammadiyah Lamongan  dan hadiri  M. Bakri Priyo Dwi A,  selaku Warek III Univertas Muhammadiah Lamongan.

“Bergantinya STIKES Muhammadiyah  Lamongan menjadi Universitas Muhammadiyah Lamongan, maka perlu adanya perubahan nama Pimpinan Komisariat yang dulu STIKES sekarang menjadi FIKES Universitas Muhammadiyah Lamongan” kata  Ketua umum PK IMM Universitas Muhammadiyah Lamongan,  M. Fendy S.

Fendy,sapaan Muhammad Fendy S juga memaparkan, awalnya banyak sekali usulan-usulan nama untuk PK tersebut. Namun akhirnya disepakati PK. IMM “IBNU AN-NAFIS Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan.

“Alasan kuat memilih nama tersebut adalah IBNU AN-NAFIS merupakan  tokoh muslim di bidang kesehatan yang terkenal pada masa itu, tetapi sosok Ibnu Sina lah yang lebih dikenal ilmuwan kesehatan muslim dikalangan masyarakat kita” ungkap Fendy.

Baca Juga  Mahasiswa Muhammadiyah Harus Turut Menjaga Kelestarian Laut

Tokoh Ibnu An Nafis, tegasnya,  adalah yang berhasil meneliti sirkulasi jantung dan paru pada manusia, maka mengambil spirit tersebut, harapannya kedepan IMM mampu terus bergerak dan memberi manfaat untuk semuanya.

“Sebagaimana fungsi jantung dan paru. Jika tidak ada keduanya maka tidak akan bisa berjalan sebagaimana mestinya” jelas Fendy.

 Di Musykom ke -X PK IMM STIKES Muhammadiyah Lamongan tersebut Ketua Umum PC. IMM Lamongan, Ali Mustain menyebutkan IMM sebagai kader pelopor, pelangsung dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah harus melakukan langkah kongkrit.

“Maju tidaknya Muhammadiyah ke depan, tergantung kita, termasuk kader IMM, maka pengkaderan itu penting.  Apalagi dengan Teologi Al Maun sejatinya keberpihakan adalah sebuah langkah yang harus dilakukan oleh Muhammadiyah dalam hal ini Amal Usahanya.

“Selian itu supaya tidak terjebak pada rutinitas pekerjaan semata, atau bahkan menjadi koorporasi dan ujung-ujungnya menjadi rebutan orang-orang tanpa orientasi memperjuangkan Muhammadiyah” tegas Tain, sapaan Akrab Ali Mustain.

Baca Juga  Warga Muhammadiyah Mempunyai Kekuatan Ingin Maju

Di sisi lain, IMMawan Novan dari DPD IMM Jawa Timur sebagai Keynote Speaker, menyampaikan Tri Kompetensi Dasar IMM merupakan kekuatan bagi kader IMM dalam bergerak baik di dalam maupun diluar organisasi.

“Tetaplah menjadi intelektual-intelektual yang berkualitas, membawa nama baik IMM dimanapun berada” ujar Novan.

Setelah Acara Pembukaan, dilanjutkan dengan acara Musyawarah Komisariat.  Diantara hasil Musykom tersebut adalah kesepakatan musyawirin untuk  mengamanatkan kepada IMMawan Muhammad Muhlis Ifandi terpilih sebagai Ketua Umum PK IMM Ibnu An Nafis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan periode 2019/2020, dan IMmawati Khusnul Khotimah sebagai Sekretaris Umum.

Sedangkan Diah Karunia sebagai Bendahara Umum, dan 10 Formatur yang nantinya akan menyusun kepengurusan lengkap PK. IMM IBNU AN-NAFIS FIKES Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Sementara itu, M. Anang Nafi’uzzaki, Ketua Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) IMM STIKES Muhammadiyah Lamongan yang menyempatkan hadir menjelang berakhirnya acara, mengatakan sangat mengapresiasi atas keberlangsungan perkaderan IMM di UNMUH Lamongan.

 “Selaku Alumni ya bangga, adik-adik mampu melakukan musyawarah dengan baik. Dan selamat untuk pengurus baru, semoga tetap semangat dan setelah ini harus terus melakukan perubahan-perubahan, karena mahasiswa adalah agen perubahan,tentu perubahan ke arah kebaikan.” ujar zaki, panggilan M. Anang Nafi’uzzaki yang saat menjadi Ketua Pimpinan Daerah  Pemuda Muhammadiyah Lamongan. (PK. IMM IBNU AN-NAFIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here