Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Non Mainstream Solusi Pengkaderan Kekinian

pengkaderan komunitas menuju masyarakat berkemajuanMuhammadiyahLamongan.com – Majelis Pendidikan Kader (MPK) Jawa Timur mengadakan kegiatan workshop pengkaderan berbasis komunitas se-Jawa Timur.

Workshop ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 19 – 20 agustus 2016, dengan mengusung tema “Penguatan Pengkaderan Komunitas Menuju Masyarakat Berkemajuan”. Jumlah peserta yang hadir 114 orang terdiri dari 1 wakil ketua PDM bidang MPK, 1 Majelis Tabligh PDM se-Jawa Timur, sedangkan perwakilan dari PDM Lamongan terdiri dari Mustofa Nur, Tolhah, Amrozi Mufidah, Rislu, Afnan Nafi, Nu’man Suhadi dan Zainal. Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ) mendapatkan kehormatan sebagai lokasi diadakannya kegiatan ini.

Dalam sambutannya Najib Hamid menyampaikan bahwa harus ada maindset baru untuk para pengelola MPK. Mengelola MPK khususnya di daerah harus diikuti dengan harapan-harapan sekaligus dengan gembira agar bergairah. Untuk itu perlu diberikan apresiasi bagi MPK daerah yg sejak awal serius untuk mengikuti kegiatan workshop ini.

PDM Lamongan menyampaikan bahwa workshop seperti ini sangat strategis, karena peserta diajak untuk mendesain dakwah komunitas sebgai model pengkaderan kontemporer.

Model pengkaderan komunitas merupakan pengkaderan non mainstream sebagai hasil keputusan muktamar Muhammadiyah di Makasar yang bisa menjadi strategi kekinian dimana ada keterlibatan unsur-unsur yang luas dan beragam, dan mereka yang terlibat tidak harus profesional tetapi bisa siapa saja yang dengan kreatif dapat memberikan pengaruh positif, pada titik inilah diharapkan terjadi rekayasa sosial yang berdampak pada perubahan dalam masyarakat baik dalam aspek humanitas maupun sosial kebudayaan sebagai cermin Islam berkemajuan.

“Model pengkaderan komunitas merupakan pengkaderan non mainstream sebagai hasil keputusan muktamar Muhammadiyah di Makasar” Kata Dr. Latifun selaku ketua MPK Jatim.

Dr. Hasmi, Rektor UMJ mengharapkan kabupaten Jember dapat dijadikan sebagai poros dalam kegiatan dakwah komunitas.(Rislu)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Peran AMM Meriahkan HUT ke-71 RI

Next Post

Ngaji Bisnis Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan, Optimis Kembangkan 5 Sektor Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share